Bupati Mukomuko Bongkar ASN Penjudi Online, Diberi Waktu Sepekan
Bupati Mukomuko, H Choirul Huda, SH-Radar Utara/ Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Bupati Mukomuko H. Choirul Huda mengeluarkan peringatan keras kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko yang masih terlibat judi online. Para ASN tersebut diberi waktu satu minggu untuk menghentikan aktivitas perjudian.
Peringatan itu disampaikan Bupati Choirul Huda saat memberikan amanat pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Kantor Bupati Mukomuko, Rabu (28/10).
Bupati bahkan mengaku telah mengantongi sejumlah nama ASN yang diduga masih bermain judi online. Tidak hanya identitas, ia juga menyebut telah mengetahui sejumlah akun yang digunakan ASN untuk melakukan aktivitas perjudian tersebut.
“Berhenti berjudi online. Saya sudah mengetahui beberapa nama dan akun yang digunakan,” tegas Bupati dalam arahannya.
Choirul Huda memberikan tenggat waktu selama satu minggu kepada ASN yang masih bermain judi online untuk menghentikan aktivitas tersebut. Ia meminta jangan sampai peringatan itu diabaikan dan kemudian berujung pada tindakan tegas dari pemerintah daerah.
Bupati menyampaikan, jika peringatan tersebut tidak diindahkan, dirinya siap mengambil langkah khusus terhadap ASN yang masih nekat bermain judi online.
Bahkan, dengan nada tegas, Bupati menyebut akan menggelar apel khusus sebagai bentuk penindakan sekaligus memberikan pelajaran keras kepada ASN yang tetap berjudi.
Dalam apel tersebut, ASN yang terbukti masih bermain judi online akan diberikan tindakan tegas. Bupati menggambarkan konsekuensinya dengan meminta mereka berjudi selama tiga hari tiga malam hingga uangnya habis.
“Kalau masih bermain, nanti kita apel khusus. Saya minta main judi tiga hari tiga malam sampai uangnya habis,” tegasnya.
Meski demikian, tindakan tersebut disebut sebagai langkah terakhir. Sebelum sampai pada tahap itu, Bupati meminta seluruh ASN yang masih terlibat judi online segera sadar dan menghentikan kebiasaan tersebut.
Menurutnya, judi online tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga dapat merusak kehidupan pribadi, keluarga hingga mengganggu kedisiplinan dan profesionalitas ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Bupati menegaskan ASN seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat, bukan justru terjerumus dalam aktivitas yang berpotensi merusak diri sendiri dan keluarga.
Karena itu, ia meminta seluruh ASN Pemkab Mukomuko memanfaatkan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda untuk memperbaiki diri dan meninggalkan kebiasaan yang dapat mencoreng nama baik pribadi maupun institusi pemerintah daerah.
“Jangan tunggu ditindak. Kalau masih berjudi online, segera berhenti,” tegas Bupati.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
