Waspada Dampak Abu Vulkanik, Puskesmas Imbau Warga Gunakan Masker

Waspada Dampak Abu Vulkanik, Puskesmas Imbau Warga Gunakan Masker

Waspada Dampak Abu Vulkanik, Puskesmas Imbau Warga Gunakan Masker-Ist-

RADARUTARA.ID - Masyarakat di wilayah Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak abu vulkanik menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang belakangan ini dirasakan di sejumlah wilayah daerah tetangga.

Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Puskesmas Perawatan Sebelat, Paryanto. 

Menurutnya, kewaspadaan perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk meminimalisir kemungkinan gangguan kesehatan yang dapat dipicu oleh paparan debu maupun abu vulkanik.

Paryanto mengatakan, abu vulkanik berpotensi terbawa oleh arah angin hingga mencapai wilayah yang lebih jauh, termasuk sejumlah daerah di Provinsi Bengkulu. 

BACA JUGA:Erupsi GAK, BPBD Bengkulu Keluarkan Mitigasi Abu Vulkanik

Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi lingkungan maupun perubahan cuaca yang terjadi.

“Untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik, masyarakat sebaiknya menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama apabila kondisi cuaca dirasakan kurang kondusif,” ujar Paryanto.

Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko terhirupnya debu atau partikel abu yang dapat mengganggu saluran pernapasan.

Selain menggunakan masker, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kesehatan, khususnya apabila mulai merasakan keluhan pada saluran pernapasan setelah beraktivitas di luar rumah.

BACA JUGA: Erupsi GAK Lumpuhkan Rute Penerbangan Bengkulu-Jakarta, 16 Ribu Penumpang Terdampak

Paryanto menegaskan, masyarakat yang mengalami keluhan atau gangguan kesehatan pada pernapasan agar tidak menunda untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

“Apabila ada keluhan atau gangguan kesehatan pada pernapasan, segera datang ke unit pelayanan Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” imbaunya.

Ia berharap masyarakat dapat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan tanpa perlu panik. Langkah antisipasi sejak dini dinilai penting untuk menjaga kesehatan.

Khususnya bagi kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap gangguan akibat paparan debu dan partikel di udara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: