Gebyar Merah Putih Jadi Etalase Produk UMKM Mukomuko

Gebyar Merah Putih Jadi Etalase Produk UMKM Mukomuko

Kepala Disperindag Mukomuko, Safriadi, SH-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Persiapan menyambut pelaksanaan gebyar atau semarak Merah Putih di Kabupaten Mukomuko terus dimatangkan. Menjelang kegiatan yang dijadwalkan mulai dibuka pada 10 September 2026 mendatang, sedikitnya 22 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) telah menyatakan diri ikut ambil bagian dan mendaftarkan usahanya melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mukomuko.

Kepala Disperindag Kabupaten Mukomuko, Safriadi, SH, mengatakan pendaftaran bagi pelaku UMKM masih dibuka. Kesempatan tersebut diberikan hingga 9 September 2026 atau satu hari sebelum kegiatan Semarak Merah Putih resmi dimulai.

“Untuk saat ini sudah ada 22 UMKM yang mendaftar. Bagi pelaku UMKM yang ingin ikut serta, masih ada kesempatan untuk mendaftar sampai 9 September,” ujar Safriadi.

Menurutnya, proses pendaftaran dibuat sederhana agar tidak menyulitkan pelaku UMKM yang ingin memanfaatkan momentum Semarak Merah Putih untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada masyarakat.

BACA JUGA:Gebyar Merah Putih, 10 Koperasi dan UMKM Siap Promosikan Produk Unggulan

Pelaku UMKM cukup datang langsung ke Kantor Disperindag Kabupaten Mukomuko dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai persyaratan pendaftaran.

Keikutsertaan UMKM diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan kegiatan, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan pasar yang lebih luas. Semarak Merah Putih menjadi momentum bagi produk-produk lokal Mukomuko agar semakin dikenal dan diminati masyarakat.

Syafriadi mengajak seluruh pelaku UMKM yang belum mendaftar agar tidak melewatkan kesempatan tersebut. Terlebih, batas waktu pendaftaran tinggal beberapa hari lagi.

"Dengan semakin banyaknya UMKM yang terlibat, Semarak Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan hiburan dan perayaan, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat serta memberikan ruang nyata bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: