Konsleting Listrik, Damkar Gagalkan Kebakaran Rumah di Gunung Alam
Konsleting Listrik, Damkar Gagalkan Kebakaran Rumah di Gunung Alam-Abdul Gafur-
ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Sebuah rumah di kawasan Kelurahan Gunung Alam nyaris ludes dilalap si jago merah pada Selasa (20/8) siang.
Berkat kecepatan petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang tiba hanya tiga menit setelah laporan diterima, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke seluruh bangunan.
Peristiwa yang menimpa Diki Suprianto (30), warga RT 1 Kelurahan Gunung Alam, Kecamatan Kota Arga Makmur, itu diduga dipicu oleh korsleting listrik pada salah satu colokan di dapur.
Laporan kebakaran pertama kali diterima petugas Damkar pada pukul 14.47 WIB. Tidak butuh waktu lama, satu unit mobil pemadam kebakaran beserta personel langsung tiba di lokasi kejadian pada pukul 14.50 WIB.
BACA JUGA:Kebakaran Beruntun, Kantor Divisi IV PT Air Muring Ludes Dilahap Api
Pantauan di lokasi menunjukkan, api telah membakar sebagian area dapur rumah korban. Beberapa perabotan seperti meja kayu, sebagian dinding berbahan kayu, dan sebuah lemari es turut menjadi korban dalam insiden tersebut.
Beruntung, api berhasil dilokalisir sebelum merambat ke ruangan lain yang bersebelahan dengan dapur.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Utara, Aan Alamsyah, membenarkan peristiwa tersebut.
Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, pihaknya menduga kuat sumber api berasal dari arus pendek listrik.
"Dugaan sementara dari colokan listrik yang meleleh. Saat petugas tiba, api sudah cukup membakar bagian dapur. Namun beruntung cepat dipadamkan, sehingga kerugian tidak begitu besar," ujar Aan Alamsyah kepada Radar Utara.
BACA JUGA:Kebakaran Lahan Jadi Alarm, Panitia Diminta Kaji Ulang Risiko Kegiatan Perkemahan
Proses pemadaman berlangsung sekitar 15 menit sebelum api benar-benar dinyatakan padam.
Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk mencegah kemungkinan munculnya percikan api kembali.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta akibat kerusakan pada bangunan dan isi dapur yang terbakar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: