Pilkades dan BPD 2027, Kecamatan Ingatkan Desa Soal Kesiapan Anggaran
Camat Marga Sakti Sebelat, Eri Zull, S.Pt-Radar Utara/ Sigit Haryanto-
RADARUTARA.ID - Menyambut agenda pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) secara serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 mendatang.
Pemerintah Kecamatan Marga Sakti Sebelat, Kabupaten Bengkulu Utara, meminta seluruh desa yang akan melaksanakan agenda tersebut mulai mempersiapkan kebutuhan anggaran.
Pemerintah kecamatan menyarankan agar pemerintah desa mengalokasikan anggaran khusus dalam perencanaan dan penganggaran desa.
Anggaran tersebut nantinya dapat digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan penyelenggaraan Pilkades maupun pemilihan anggota BPD agar seluruh tahapan dapat berjalan lancar.
BACA JUGA:Pilkades Serentak 2027 Tak Wajib 2 Kandidat, Berpotensi Lawan Kotak Kosong?
Camat Marga Sakti Sebelat, Eri Zull, S.PT, melalui Kasi Pemerintahan, Sutikno, S.IP, mengatakan, secara umum setiap desa yang melaksanakan Pilkades maupun pemilihan anggota BPD biasanya akan mendapatkan bantuan keuangan (Bankeu) dari pemerintah daerah.
Namun, menurut Sutikno, bantuan keuangan yang diberikan pemerintah daerah tersebut pada pelaksanaannya tidak selalu mencukupi seluruh kebutuhan penyelenggaraan di tingkat desa.
“Memang biasanya ada bantuan keuangan dari pemerintah daerah untuk pelaksanaan Pilkades maupun pemilihan BPD.
Tetapi dalam pelaksanaannya, anggaran yang diperbantukan tersebut terkadang masih mengalami kekurangan,” ujar Sutikno.
Atas kondisi tersebut, pihak kecamatan menyarankan agar desa tidak hanya mengandalkan bantuan keuangan dari pemerintah daerah.
BACA JUGA:Perda Pilkades Ditarget Tuntas Akhir Agustus, DPMD Mukomuko Kebut Persiapan
Desa yang masuk dalam agenda pelaksanaan Pilkades dan pemilihan anggota BPD pada 2027 diharapkan dapat mengantisipasi kebutuhan tersebut sejak awal melalui perencanaan anggaran desa.
Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan agar ketika tahapan pelaksanaan Pilkades dan pemilihan anggota BPD dimulai, pemerintah desa tidak lagi mengalami kendala pembiayaan untuk kebutuhan yang harus dipenuhi di tingkat desa.
“Kita menyarankan kepada desa-desa yang tahun depan akan melaksanakan Pilkades dan pemilihan anggota BPD supaya mengalokasikan anggaran khusus dalam perencanaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: