Agustus Dimulai, Jembatan Lubuk Selandak Ditarget Tuntas Desember 2026

Agustus Dimulai, Jembatan Lubuk Selandak Ditarget Tuntas Desember 2026

Dinas PUPR Mukomuko segera memasang rangka jembatan Lubuk Selandak-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Harapan masyarakat akan hadirnya infrastruktur penghubung yang lebih layak di Desa Lubuk Selandak, Kecamatan Teramang Jaya mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan pemasangan rangka Jembatan Lubuk Selandak ditargetkan mulai Agustus 2026 mendatang.

Proyek strategis ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses dan memperlancar mobilitas masyarakat. Dengan waktu pengerjaan yang telah ditetapkan selama lima bulan, mulai Agustus hingga Desember 2026, pembangunan jembatan tersebut diharapkan rampung tepat waktu.

Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Ir. Apriansyah, ST, MT, menegaskan bahwa seluruh tahapan telah disusun secara matang. Saat ini, proses menuju penetapan pemenang tender tengah berjalan dan dijadwalkan akan ditetapkan pada 8 Juli 2026.

“Jika tidak ada kendala, Agustus sudah mulai pemasangan rangka. Waktu pengerjaan kita beri hingga lima bulan, dan kita optimis pekerjaan ini bisa selesai sesuai jadwal,” ujarnya.

Optimisme tersebut bukan tanpa dasar. PUPR Mukomuko telah menyiapkan perencanaan teknis secara rinci serta pengawasan yang ketat agar setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi. Hal ini penting mengingat jembatan tersebut akan menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat, khususnya dalam mendukung perekonomian lokal.

BACA JUGA:Jembatan Lubuk Silandak Dikaji Ulang ULP, Tahap Pengadaan Mulai Bergulir

Untuk merealisasikan proyek ini, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar yang bersumber dari APBD Tahun 2026. Anggaran tersebut difokuskan pada pemasangan rangka jembatan yang menjadi bagian penting dalam konstruksi.

"Keberadaan Jembatan Lubuk Selandak, diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang aman dan lancar. Selama ini, keterbatasan infrastruktur menjadi salah satu hambatan dalam distribusi hasil pertanian maupun mobilitas warga," katanya.

Dengan dimulainya pekerjaan pada Agustus mendatang, ia pun berharap  agar pembangunan ini benar-benar terealisasi sesuai rencana. Tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang mampu bertahan dalam jangka panjang.

"Pembangunan rangka jembatan yang akan dilaksanakan itu nanti bagian dari upaya menghadirkan keadilan pembangunan hingga ke pelosok desa," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: