Pemkab Mukomuko Segera Garap Jembatan Lubuk Silandak, Target Tuntas September
Dalam waktu dekat, Dinas PUPR Mukomuko segera memasang rangka jembatan Lubuk Silandak--
MUKOMUKO,RADARUTARA.ID- Pembangunan Jembatan Lubuk Selandak dipastikan tetap berjalan pada 2026 tanpa perubahan alokasi anggaran.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas PUPR menyatakan, dana sebesar Rp1,9 miliar telah tersedia dalam APBD 2026 dan akan difokuskan pada pekerjaan struktur awal jembatan.
Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Ir Apriansyah, ST, MT menyebutkan saat ini pihaknya tengah menyelesaikan review desain sebagai tahap awal sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Secara umum, desain jembatan sudah tersedia lengkap, namun tetap dilakukan penyesuaian teknis agar sesuai dengan kondisi lapangan dan kemampuan anggaran tahun berjalan.
Ia menjelaskan, pada 2026 ini tidak seluruh item pekerjaan dapat dituntaskan.
Pekerjaan akan difokuskan pada bagian yang dinilai prioritas agar jembatan dapat difungsikan meski belum sepenuhnya rampung.
“Beberapa item kita kerjakan lebih dulu, sementara ada juga yang belum bisa dilaksanakan tahun ini, seperti lantai jembatan. Itu kita tunda dan menyesuaikan dengan kondisi anggaran,” ujarnya.
Anggaran Rp1,9 miliar tersebut dialokasikan untuk sejumlah pekerjaan utama, di antaranya pembangunan beton penyangga, pematangan struktur, serta kebutuhan teknis seperti perancah, penggunaan crane, dan tenaga kerja manual.
Selain itu, juga termasuk pemasangan plat penghubung antara daratan dengan bagian jembatan.
"Yang jelasnya, anggaran sebesar itu difokuskan untuk kegiatan pemasangan rangka jembatan dan lainnya. Sedangkan untuk lantai, kita alokasikan di 2027," jelasnya.
Dari sisi tahapan, Apriansyah mengakui untuk dokumen perencanaan dan pengawasan telah disusun dan segera dilimpahkan ke kelompok kerja (pokja) pengadaan.
Proses pengadaan konsultan pengawasan ditargetkan mulai dalam waktu dekat.
“Sekitar 15 hari ke depan kita masukkan ke pokja pengadaan untuk konsultan pengawasan. Targetnya pertengahan April sudah mulai,” ujarnya.
Setelah proses pengawasan berjalan, lelang fisik ditargetkan dimulai pada pertengahan tahun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: