Dengarkan Keluhan Sekolah dan Posyandu, SPPG Marga Sakti Sebelat Optimalkan MBG

Dengarkan Keluhan Sekolah dan Posyandu, SPPG Marga Sakti Sebelat Optimalkan MBG

Rapat evaluasi SPPG Marga Sakti Sebelat-Radar Utara/ Sigit Haryanto-

RADARUTARA.ID - Jajaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Marga Sakti Sebelat, menggelar rapat evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Kantor Camat Marga Sakti Sebelat, Senin 15 Juni 2026.

Rapat evaluasi tersebut melibatkan berbagai pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program MBG.

Mulai dari Ketua SPPG Marga Sakti Sebelat, mitra dapur MBG, guru PIC MBG dari 11 sekolah sasaran, kader Posyandu, perwakilan BKKBN hingga Pemerintah Kecamatan Marga Sakti Sebelat.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan membuka ruang diskusi bagi seluruh peserta untuk menyampaikan berbagai keluhan, kendala, masukan serta evaluasi.

Terrhadap pelaksanaan program MBG yang telah berjalan selama ini. 

Mulai dari variasi menu makanan hingga waktu pendistribusian ke sekolah menjadi topik utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Camat Marga Sakti Sebelat, Eri Zull, S.Pt, mengatakan rapat evaluasi tersebut merupakan langkah positif untuk memastikan program MBG dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat maksimal bagi para penerima manfaat khususnya pelajar.

Menurutnya, seluruh saran, kritik dan masukan yang disampaikan oleh guru PIC maupun kader Posyandu harus menjadi bahan evaluasi bagi pihak SPPG dan mitra dapur untuk melakukan perbaikan.

“Kami berharap seluruh keluhan dan masukan yang disampaikan dapat ditampung dan ditindaklanjuti. Baik terkait inovasi menu agar lebih disukai anak-anak maupun terkait jadwal pendistribusian yang diharapkan dapat lebih tepat waktu sesuai kebutuhan sekolah,” ujar Eri Zull.

Ia menilai berbagai masukan yang muncul dalam forum tersebut merupakan bentuk kepedulian seluruh pihak agar program unggulan pemerintah tersebut dapat berjalan lebih optimal. 

Terlebih, saat ini dapur MBG yang beroperasi di Marga Sakti Sebelat masih menjadi satu-satunya dapur yang melayani sejumlah sasaran penerima manfaat di wilayah tersebut.

Selain perbaikan kualitas layanan, camat juga kembali mengingatkan agar SPPG dan mitra dapur mengutamakan pelaku UMKM lokal dalam memenuhi kebutuhan bahan baku dapur MBG. 

Langkah tersebut dinilai penting agar keberadaan program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak

Tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: