Belum Cukup 200 Unit, Perkim Mukomuko Gaspol Perjuangkan 300 Rumah Lagi
Kepala Dinas Perkim Mukomuko, Suryanto, MSI-Radar Utara/Wahyudi -
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Komitmen Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah terus ditunjukkan secara nyata.
Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), upaya keras tengah dilakukan untuk kembali mendapatkan tambahan program bedah rumah dari pemerintah pusat sebanyak 300 unit pada tahun anggaran 2026.
Langkah ini bukan tanpa dasar. Sebelumnya, Kabupaten Mukomuko telah lebih dahulu mendapatkan alokasi program bedah rumah sebanyak 200 unit dari pemerintah pusat di tahun yang sama. Program tersebut saat ini sudah mulai berjalan, bahkan sebagian rumah warga penerima manfaat telah memasuki tahap pengerjaan.
Kepala Dinas Perkim Mukomuko, Suryanto, MSI, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berhenti pada capaian tersebut. Mengingat masih banyak rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni, pihaknya terus memperjuangkan tambahan kuota agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat program ini.
“Untuk tahun 2026, kita sudah mendapatkan 200 unit. Namun melihat kondisi di lapangan, jumlah itu masih jauh dari cukup. Karena itu, kita kembali mengusulkan tambahan 300 unit ke pemerintah pusat,” ujar Suryanto.
BACA JUGA:Penerima Bedah Rumah di Mukomuko Diminta Segera Ajukan Pencairan Dana
Ia menjelaskan, setiap unit rumah dalam program bedah rumah tersebut mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp20 juta. Dana tersebut difokuskan untuk perbaikan struktur utama rumah agar memenuhi standar kelayakan hunian, terutama dari sisi keselamatan dan kesehatan.
Lebih lanjut, Suryanto mengungkapkan bahwa peluang untuk mendapatkan tambahan program tersebut cukup terbuka lebar. Hal ini ditandai dengan adanya sinyal positif dari pemerintah pusat terhadap usulan yang telah disampaikan oleh Pemkab Mukomuko.
“Beberapa waktu lalu kita sudah mengikuti rapat koordinasi bersama pemerintah pusat, baik di Jambi maupun di Bengkulu Tengah. Dari hasil pertemuan itu, ada sinyal kuat bahwa usulan kita berpotensi diakomodir,” jelasnya.
Menurutnya, koordinasi intensif terus dilakukan guna memastikan usulan tersebut tidak hanya sekadar wacana, melainkan benar-benar dapat direalisasikan. Dukungan data yang akurat serta kesiapan daerah menjadi faktor penting dalam memperkuat peluang tersebut.
Jika tambahan 300 unit ini dapat disetujui, maka total program bedah rumah yang akan dilaksanakan di Mukomuko pada tahun 2026 mencapai 500 unit. Angka tersebut diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap penurunan jumlah rumah tidak layak huni di daerah tersebut.
BACA JUGA:Dana Bedah Rumah Mulai Ditransfer, Setiap Warga Terima Rp20 Juta
“Harapan kita tentu ini bisa terealisasi. Karena semakin banyak rumah yang diperbaiki, maka semakin banyak pula masyarakat miskin yang bisa hidup lebih layak dan sehat,” imbuhnya.
Program bedah rumah sendiri menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan. Tidak hanya menyasar aspek fisik bangunan, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: