Ketua dan Wakil Ketua Nelayan PIM Dikabarkan Mundur
Terlihat ketua nelayan saat menyerahkan surat pengunduran diri kepada lurah Koto Jaya-Radar Utara/ Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Dinamika organisasi nelayan di Kabupaten Mukomuko kembali menjadi perhatian. Ketua Nelayan Pantai Indah Mukomuko (PIM) Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, Japri, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pengunduran diri tersebut telah disampaikan langsung kepada Lurah Koto Jaya pada Selasa, 2 Juni 2026.
Tidak hanya ketua, kabar mundurnya juga datang dari posisi wakil ketua. Eddrian Jannovo, yang selama ini mendampingi kepemimpinan organisasi nelayan tersebut, turut dikabarkan melepaskan jabatannya.
Kondisi ini memunculkan tanda tanya di kalangan nelayan terkait keberlanjutan roda organisasi yang selama ini menjadi wadah perjuangan para pelaku usaha perikanan tangkap di wilayah itu.
Saat dikonfirmasi, Japri menegaskan bahwa keputusan yang diambil bukan tanpa pertimbangan matang. Ia menyebut keterbatasan waktu sebagai alasan utama di balik pengunduran dirinya. Aktivitas dan kesibukan pribadi yang semakin padat membuat dirinya tidak lagi mampu menjalankan tugas organisasi secara optimal.
BACA JUGA:Distribusi BBM Lancar, Nelayan PIM Dilarang Pindahtangankan Barcode
“Dengan keterbatasan waktu yang saya miliki saat ini, saya merasa tidak bisa lagi menjalankan tugas secara maksimal sebagai ketua. Sementara para nelayan membutuhkan pelayanan yang optimal,” ungkap Japri.
Ia juga menekankan bahwa jabatan ketua bukan sekadar posisi formal, melainkan amanah besar yang menuntut komitmen penuh. Jika tidak dijalankan dengan sungguh-sungguh, menurutnya, hal itu justru akan berdampak pada pelayanan terhadap anggota.
“Jabatan ini adalah amanah besar. Jika tidak bisa dijalankan dengan penuh komitmen dan waktu yang cukup, lebih baik diberikan kepada yang lebih siap,” tegasnya.
Keputusan tersebut, lanjut Japri, diambil demi menjaga keberlangsungan organisasi agar tetap mampu memberikan manfaat nyata bagi para nelayan.
BACA JUGA:Distribusi BBM Lancar, Nelayan PIM Dilarang Pindahtangankan Barcode
“Keputusan ini saya ambil demi kebaikan bersama, agar organisasi nelayan tetap berjalan dan mampu memperjuangkan kepentingan anggota secara maksimal,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: