Nasib Kampung Nelayan Merah Putih di PIM Tunggu Restu BKSDA

Nasib Kampung Nelayan Merah Putih di PIM Tunggu Restu BKSDA

Kampung nelayan merah putih di PIM tunggu surat bebas lahan konservasi dari BKSDA-Radar Utara/ Wahyudi-

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID - Peluang pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan Pantai Indah Mukomuko (PIM), Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, kini berada pada tahap penentuan. Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko menyatakan, proses administrasi tengah berjalan dan hanya tinggal menunggu hasil dari pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bengkulu-Lampung.

Kepala Dinas Perikanan Mukomuko, Rahmad Hidayat, SPI, MSI, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkunjung ke Balai KSDA Bengkulu dan Lampung. Kedatangan tersebut bertujuan untuk menindaklanjuti permohonan surat pernyataan terkait status lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan kampung nelayan.

“Kami sudah ke BKSDA dan sudah kita sampaikan kondisi di lapangan. Mereka kita minta mengeluarkan surat pernyataan bahwa lahan di PIM itu tidak masuk dalam kawasan konservasi,” tegas Rahmad.

Ia menjelaskan, surat dari BKSDA tersebut menjadi syarat mutlak yang menentukan apakah Kabupaten Mukomuko layak mendapatkan program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dari pemerintah pusat atau tidak. Tanpa adanya kepastian status lahan, maka program tersebut tidak dapat dilanjutkan.

BACA JUGA:Penetapan Kampung Nelayan Merah Putih di PIM Mukomuko Belum Final

“Ini kunci utama. Kalau surat itu keluar dan menyatakan aman, maka peluang kita sangat besar. Tapi kalau sebaliknya, otomatis program tidak bisa dilaksanakan di lokasi itu,” ujarnya.

Menurut Rahmad, saat ini seluruh tahapan dari pihak daerah telah dipenuhi. Pemerintah daerah tinggal menunggu hasil verifikasi dan keputusan resmi dari pihak BKSDA. Ia berharap proses tersebut dapat segera rampung agar kepastian program bisa segera diketahui.

“Kita sekarang posisi menunggu. Semua berkas sudah kita siapkan dan koordinasi sudah dilakukan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada kejelasan,” tambahnya.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sendiri merupakan program strategis dari pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan. Program ini tidak hanya mencakup pembangunan infrastruktur permukiman, tetapi juga sarana pendukung ekonomi, seperti tempat pelelangan ikan, fasilitas pengolahan hasil laut, hingga akses penunjang lainnya.

BACA JUGA:Kampung Nelayan Merah Putih Pasar Ipuh Disiapkan Rp25 Miliar

“Kalau ini berhasil, dampaknya besar bagi masyarakat nelayan kita. Karena itu, kita terus berupaya maksimal agar semua persyaratan bisa terpenuhi,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: