2 Persimpangan Jalan di Bukit Makmur Kerap Makan Korban, Minim Rambu Peringatan

2 Persimpangan Jalan di Bukit Makmur Kerap Makan Korban, Minim Rambu Peringatan

Simpang 5 Desa Bukit Makmur Kecamatan Pinang Raya, Bengkulu Utara, titik rawan kecelakaan yang kerap memakan korban-Radar Utara / Sigit Haryanto-

RADARUTARA.ID - Dua persimpangan di jalan lintas nasional yang berada di Desa Bukit Makmur (D6), Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan. 

Pasalnya, dua titik persimpangan tersebut kerap terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengancam keselamatan pengguna jalan.

Dua simpang yang dimaksud yakni Simpang V dan Simpang III atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai area rest area Desa Bukit Makmur. 

Kedua lokasi ini dinilai memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi, terutama bagi pengendara yang melintas di jalur lintas barat Sumatera tersebut.

BACA JUGA:Kecelakaan Berulang di Jalinbar Kota Bani, MintaTanjakan Jalan Nasional Diganti Beton

Camat Pinang Raya, Suharno, S.Pd, mengakui bahwa dua persimpangan di Desa Bukit Makmur memang menjadi titik rawan kecelakaan. 

Bahkan, dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah insiden lalu lintas kembali terjadi di kawasan itu dan menimbulkan kerusakan kendaraan hingga korban luka. 

Menurut Suharno, kondisi geografis dan topografi simpang menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan. 

Posisi persimpangan yang memiliki pandangan terbatas membuat pengendara sering terlambat melihat kendaraan lain yang keluar masuk simpang.

BACA JUGA:Belum Ada Aksi Nyata, Longsor Jalan Tanjung Alai-Jabi Makin Mengkhawatirkan

 Kondisi tersebut semakin berisiko ketika pengendara melintas dengan kecepatan tinggi ataupun dalam kondisi kurang fokus.

“Selain karena pandangan pengendara yang terbatas di area simpang, aktivitas kendaraan di lokasi juga cukup padat. 

Kendaraan besar maupun kendaraan masyarakat sering keluar masuk di dua titik tersebut, sehingga memang membutuhkan kewaspadaan ekstra,” ujar Suharno.

Tidak hanya itu, tingginya mobilitas kendaraan di jalan lintas nasional tersebut juga memperbesar potensi kecelakaan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: