Dana Bedah Rumah Mulai Ditransfer, Setiap Warga Terima Rp20 Juta

Dana Bedah Rumah Mulai Ditransfer, Setiap Warga Terima Rp20 Juta

Kepala Dinas Perkim Mukomuko, Suryanto, MSi-Radar Utara/ Wahyudi-

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Harapan ratusan warga kurang mampu di Kabupaten Mukomuko untuk memiliki hunian yang lebih layak mulai terwujud. Sebanyak 132 penerima program bedah rumah kini telah menerima bantuan dana sebesar Rp20 juta per orang yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing.

Program yang digulirkan pemerintah ini menjadi angin segar bagi masyarakat penerima manfaat. Dana tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk memperbaiki kondisi rumah agar lebih aman, sehat, dan layak huni.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Mukomuko, Suriyanto, SPd, MSi, menegaskan bahwa proses penyaluran bantuan dilakukan secara transparan melalui transfer langsung ke rekening penerima.

“Untuk tahap awal ini, sudah 132 warga yang menerima bantuan masing-masing Rp20 juta. Dana sudah masuk ke rekening mereka dan bisa segera digunakan sesuai peruntukannya,” ujarnya.

Sementara itu, sebanyak 68 calon penerima lainnya masih menunggu proses administrasi berupa terbitnya Surat Keputusan (SK) dari pemerintah pusat. Meski demikian, pihaknya memastikan bahwa seluruh calon penerima yang diusulkan telah memenuhi persyaratan.

“Total ada 200 warga yang diusulkan dalam program ini, dan semuanya sudah memenuhi syarat. Tinggal menunggu SK dari pusat. Jika SK sudah terbit, maka 68 warga lainnya juga akan segera menerima bantuan dengan jumlah yang sama,” jelas Suriyanto.

Ia menambahkan, program bedah rumah ini merupakan salah satu upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.

Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesehatan, kenyamanan, serta kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah pun mengajak para penerima manfaat untuk menggunakan bantuan tersebut secara optimal dan tepat sasaran, sehingga tujuan program benar-benar tercapai.

“Ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk kepedulian bersama untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: