Jalan Lumpur Lumpuhkan Distribusi Sawit, Petani Trans Lapindo Menjerit

Jalan Lumpur Lumpuhkan Distribusi Sawit, Petani Trans Lapindo Menjerit

Jalan Lumpur Lumpuhkan Distribusi Sawit, Petani Trans Lapindo Menjerit-Radar Utara / Sigit Haryanto-

RADARUTARA.ID - Puluhan ton tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik masyarakat Dusun Trans Lapindo, Desa Muara Santan, Kecamatan Napal Putih, Bengkulu Utara, terancam busuk akibat sulitnya akses transportasi menuju pabrik kelapa sawit (PKS). 

Kondisi ini dipicu rusaknya jalan poros penghubung Trans Lapindo–Kinal Jaya yang kini berubah menjadi lumpur setelah diguyur hujan. 

Data dihimpun Kamis 14 Mei 2026, kondisi petani sawit di wilayah tersebut semakin terpuruk. 

Sejumlah RAM yang biasa menjadi tempat penjualan TBS masyarakat dikabarkan memilih tutup sementara atau tidak menerima buah sawit petani. 

BACA JUGA:Tanam Pisang di Badan Jalan, Warga Bukit Harapan Kirim Sinyal Keras ke Pemkab Mukomuko

Penyebabnya, kendaraan pengangkut kesulitan melintas di jalan poros Trans Lapindo–Kinal Jaya yang menjadi satu-satunya akses menuju PKS.

Akibatnya, buah sawit milik petani menumpuk di kebun dan tempat penampungan karena tidak dapat segera diangkut keluar. 

Jika kondisi ini terus berlangsung, TBS dikhawatirkan membusuk dan mengalami penurunan kualitas yang berujung kerugian besar bagi petani.

Salah seorang petani sawit di Trans Lapindo, Slamet Santoso, mengatakan cuaca buruk membuat kondisi jalan semakin hancur dan sulit dilalui kendaraan angkutan sawit.

“Jalan sekarang rusak parah dan berlumpur. Banyak mobil tidak berani masuk. 

BACA JUGA:Warga Trans Lapindo Tagih Realisasi Pembangunan Jalan

Beberapa RAM juga tutup karena buah sawit tidak bisa dibawa ke PKS. Akibatnya buah petani menumpuk,” ujarnya.

Menurut Slamet, persoalan utama yang dihadapi masyarakat saat ini adalah buruknya kondisi infrastruktur jalan. 

Ia berharap, pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak lumpuh total.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: