Struktur Tanah Labil, Abrasi di Serangai Mengancam Pengendara
Struktur Tanah Labil, Abrasi di Serangai Mengancam Pengendara-Radar Utara / Abdul Gafur-
BATIKNAU, RADARUTARA.ID - Badan jalan di jalur lintas nasional, tepatnya di Desa Serangai, Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara, kembali mengalami amblas akibat abrasi air laut yang terjadi pada Minggu (10/5/2026) malam.
Peristiwa ini semakin memprihatinkan mengingat struktur tanah di wilayah tersebut dikenal labil dan ganasnya air laut menghantam bibir pantai.
Kapolsek Batik Nau, IPDA Suharyanto, mengatakan bahwa amblasnya sebagian badan jalan tersebut cukup dalam dan membahayakan pengendara, terutama saat malam hari dan kondisi gelap.
Menyikapi hal tersebut, jajarannya dibantu masyarakat melakukan upaya quick respon untuk penanganan secara darurat.
BACA JUGA:Terdampak Abrasi, Kapolda: Pusat Konservasi Penyu Butuh Perhatian Bersama
"Untuk menghindari korban, Polsek Batik Nau bersama masyarakat melakukan gotong-royong dan memasang garis polisi di sekitar lokasi amblasan.
Kami imbau pengendara untuk sementara waktu mencari jalur alternatif dan selalu waspada," ujar IPDA Suharyanto, Senin (11/5/2026).
Amblasnya jalan ini bukan yang pertama kali terjadi.
Menurut warga setempat, abrasi terus berlangsung dan menggerus tanah di bawah konstruksi jalan. Kondisi diperparah dengan gelombang pasang beberapa hari terakhir.
Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Serangai, Sabil, mengonfirmasi bahwa pada Minggu malam, jalan yang sebelumnya sudah retak kembali mengalami amblas.
BACA JUGA:Terdampak Abrasi, Kapolda: Pusat Konservasi Penyu Butuh Perhatian Bersama
"Tadi malam amblas lagi. Karena akses jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari.
Kami atas nama Pemdes Serangai meminta kepada pihak terkait untuk segera ditindaklanjuti. Jangan sampai ada korban jiwa karena kelalaian penanganan," tegas Sabil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: