Kompak Bangun Desa, Warga Air Pandan Gotong Royong dan Terima BLT-DD 5 Bulan

Kompak Bangun Desa, Warga Air Pandan Gotong Royong dan Terima BLT-DD 5 Bulan

Kompak Bangun Desa, Warga Air Pandan Gotong Royong dan Terima BLT-DD 5 Bulan-Radar Utara/ Sigit Haryanto-

RADARUTARA.ID - Pemerintah Desa Air Pandan, Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, melaksanakan dua kegiatan sekaligus pada Jumat 8 Mei 2026 yakni gotong royong pembersihan lingkungan desa bersama masyarakat dan unsur Tripika Kecamatan Putri Hijau.

Serta penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk jatah lima bulan sekaligus.

Kegiatan gotong royong melibatkan warga desa, aparatur desa, unsur kecamatan, TNI-Polri hingga lembaga desa sebagai bentuk kebersamaan dalam menjaga kebersihan dan kekompakan masyarakat.

Usai gotong royong, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran BLT-DD kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Air Pandan, Sugio, dan turut disaksikan Camat Putri Hijau, Danramil Putri Hijau, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta aparatur Desa Air Pandan.

Kepala Desa Air Pandan, Sugio, mengatakan bahwa di tengah kondisi fiskal desa yang mengalami pemangkasan cukup signifikan pada tahun ini.

Pemerintah desa tetap berupaya memprioritaskan program yang berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya penyaluran BLT-DD.

“Walaupun kondisi anggaran desa saat ini cukup berat dan mengalami penurunan signifikan, kami tetap berupaya agar program yang langsung menyentuh masyarakat tetap dapat direalisasikan, terutama BLT-DD,” ujar Sugio.

Ia mengakui, nominal bantuan yang diterima masyarakat tahun ini mengalami penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya. 

Namun demikian, pihaknya berharap bantuan tersebut tetap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

“Kami berharap KPM tetap bersyukur karena bantuan ini diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” tambahnya.

Sugio juga mengungkapkan bahwa kemampuan fiskal desa tahun ini mengalami penurunan cukup drastis. 

Karena itu, pemerintah desa harus melakukan berbagai penyesuaian dalam pelaksanaan program kerja agar tetap sesuai dengan ketentuan dan kemampuan anggaran yang tersedia.

Menurutnya, pada tahun 2026 ini program kerja desa lebih difokuskan pada kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: