Gerak Cepat, ODGJ Asal Pauh Terenja Langsung Dirujuk ke RSJ Bengkulu
Terlihat Camat XIV Koto dan tim saat akan memberangkatkan pria yang diduga mengindap gangguan jiwa ke RSJ Bengkulu-Radar Utara / Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Pemerintah Kabupaten Mukomuko bergerak cepat menangani seorang pria paruh baya yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di Desa Pauh Terenja, Kecamatan XIV Koto, Selasa 5 Mei 2026.
Pria tersebut sebelumnya diamankan warga setelah sempat menimbulkan keresahan.
Tanpa menunggu lama, pemerintah daerah langsung melakukan langkah penanganan dengan merujuk yang bersangkutan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bengkulu untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Camat XIV Koto, Andrianto, SAP, mengatakan bahwa proses penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari keluarga, pemerintah desa hingga pemerintah kecamatan.
BACA JUGA:Pria Diduga ODGJ Mengamuk, Warga Pauh Terenja Amankan Pelaku
“Begitu diamankan warga, langsung kita koordinasikan. Seluruh syarat administrasi untuk keberangkatan sudah diurus oleh pihak keluarga dengan bantuan pemerintah desa dan kecamatan,” ujar Andrianto.
Ia menjelaskan, setelah seluruh dokumen lengkap, Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung turun tangan mengevakuasi dan membawa pria tersebut ke Bengkulu.
"Langkah cepat ini dilakukan guna memastikan yang bersangkutan segera mendapatkan penanganan medis yang tepat, sekaligus menghindari potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat," ujarnya.
Diketahui, pria tersebut merupakan warga Desa Pauh Terenja. Selama ini, kondisi kejiwaannya diduga belum mendapatkan penanganan intensif.
BACA JUGA:Belum Ada Penanganan, ODGJ Resahkan Warga Lubuk Sanai III
Pemerintah kecamatan mengapresiasi peran aktif masyarakat yang sigap mengamankan tanpa melakukan tindakan yang membahayakan.
Sinergi antara warga dan pemerintah dinilai menjadi kunci dalam penanganan kasus ini.
“Ini bentuk kepedulian bersama. Warga tidak main hakim sendiri, dan pemerintah langsung hadir memberikan solusi,” tambah Andrianto.
Dengan telah dirujuknya pasien ke RSJ Bengkulu, diharapkan yang bersangkutan bisa mendapatkan perawatan optimal hingga kondisinya membaik dan dapat kembali ke lingkungan sosial secara aman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: