Skor IDSD 3,60, Provinsi Bengkulu Sabet Penghargaan BRIN

Skor IDSD 3,60, Provinsi Bengkulu Sabet Penghargaan BRIN

Provinsi Bengkulu saat menerima penghargaan capaian IDSD 2025-Radar Utara / Doni Aftarizal-

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dianugerahi penghargaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), atas capaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025.

Ini setelah capaian IDSD Tahun 2025 yang dicapai Provinsi Bengkulu berada diangka 3,60, yang menunjukkan skor tersebut melampaui rata-rata nasional.

"Ini secara langsung menunjukkan komitmen Pemprov Bengkullu dalam memperkuat daya saing dan inovasi Daerah," ungkap Tim Manajemen Riset dan Inovasi Daerah Regional 3 sekaligus Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN RI, Muhammad Zulhamdani.

Menurut Zulhamdani, atas capaian skor 3,60 IDSD Tahun 2025 tersebut, Pemprov Bengkulu berhak untuk menerima sertifikat apresiasi dengan No B-1608/I/KS.02/2/2026.

"Penghargaan ini kita serahkan kepada Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Bengkulu," ujar Zulhamdani.

Disisi lain, Zulhamdani menyampaikan, penyerahan penghargaan atas capaian IDSD ini dilakukan BRIN tiap tahun. Provinsi Bengkulu untuk tahun ini nilainya  lebih tinggi dari rata-rata nasional.

"Kalau rata-rata nasional yakni 3,45, dan menjadi salah satu tolak ukur bagi daerah untuk merancang bagaimana berdaya saing dengan daerah lain," kata Zulhamdi.

Zulhamdi menambahkan, Provinsi Bengkulu dari tahun ketahun semakin meningkat, sehingga bisa melampaui rata-rata nasional. Semua dinilai berdasarkan dua belas pilar utama, mulai dari penilaian Institusi, stabilitas ekonomi dan lainnya.

"Selain menyerahkan sertifikat apresiasi, kita ke Bengkulu juga melakukan kajian terkait permintaan Pemprov Bengkulu dalam meningkatkan daya saing daerah," tambah Zulhamdi.

Sementara itu, Kepala BAPPERIDA Provinsi Bengkulu, Hj. Yuliswani mengatakan, penghargaan yang diberikan merupakan motivasi bagi pihaknya, untuk terus berinovasi dalam membangun Provinsi Bengkulu.

"Tentunya tetap menyinergikan dengan program yang diusung Pak Gubernur Helmi Hasan dan Pak Wakil Gubernur Mi'an, yakni Bantu Rakyat," demikian Yuliswani. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: