Sekolah Belum Terapkan Pembelajaran Online, Ini Kata Kadis Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara, Dr. Firdaus, M.Pd-Radar Utara / Abdul Gafur-
ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Hingga saat ini, seluruh sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara masih belum melaksanakan pembelajaran secara daring atau online.
Isu penghematan penggunaan BBM ini, dampak situasi perang antara Iran dengan Israel.
Hal ini santer di media sosial dan berdampak pada dunia pendidikan dengan wacana pembelajaran online.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara, Dr. Firdaus, M.Pd, menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu arahan resmi atau juknis dari pemerintah pusat sebelum mengambil kebijakan terkait sistem pembelajaran jarak jauh.
BACA JUGA:Sekolah di Mukomuko Kembali Aktif, Siswa dan Guru Wajib Masuk 30 Maret
Hal tersebut disampaikan Dr. Firdaus saat dikonfirmasi pada Senin (30/3/2026).
Menurutnya, hingga kini belum ada satupun satuan pendidikan atau sekolah di Bengkulu Utara yang menerapkan metode belajar daring.
“Di Bengkulu Utara belum dilaksanakan pembelajaran secara daring, karena hingga saat ini kami masih menunggu surat keputusan dari pemerintah pusat,” ujar Dr. Firdaus.
Lebih lanjut, Kadis Pendidikan menjelaskan bahwa meskipun pihaknya siap mendukung kebijakan apa pun yang akan ditetapkan oleh pemerintah pusat, ia menilai metode pembelajaran daring belum efektif jika diterapkan di wilayah Bengkulu Utara.
BACA JUGA:Tim Pusat Segera Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Mukomuko
Ia mengkhawatirkan kualitas pendidikan anak-anak di masa depan akan terganggu jika sistem ini dipaksakan tanpa kesiapan yang matang.
“Jika ada kebijakan resmi, kami tetap kami dukung. Cuma untuk kegiatan belajar secara online belum efektif diterapkan, karena akan mengurangi kualitas pendidikan masa depan anak,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: