Kemarau Berkepanjangan, Kapolsek Imbau Warga Waspada Karhutla

Kemarau Berkepanjangan, Kapolsek Imbau Warga Waspada Karhutla

Ilustrasi Karhutla--

KETAHUN,RADARUTARA.ID- Cuaca panas yang melanda wilayah Kabupaten Bengkulu Utara dalam beberapa bulan terakhir mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

Kondisi kemarau ini terjadi di sedikitnya enam kecamatan, termasuk Kecamatan Ketahun dan sekitarnya yang didominasi kawasan perkebunan dan hutan.

Menyikapi situasi tersebut, Kapolsek Ketahun, AKP Rastyono, SH, MH, mengimbau seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukumnya.

Agar tetap berhati-hati dalam beraktivitas, khususnya yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap lingkungan dan keselamatan bersama.

Kapolsek menegaskan, salah satu potensi yang perlu diwaspadai adalah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat kondisi cuaca yang kering sangat mudah memicu munculnya api.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Ini sangat berisiko, apalagi di tengah kondisi kemarau seperti sekarang,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk lebih berhati-hati saat membakar sampah.

Ia menekankan agar proses pembakaran selalu diawasi dan dipastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan.

“Kalau membakar sampah, pastikan ditunggu sampai api benar-benar padam. Jangan sampai api kecil justru merambat dan membesar,” tambahnya.

Menurutnya, wilayah Ketahun dan sekitarnya yang didominasi area perkebunan dan hutan memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran, terutama di musim kemarau yang berkepanjangan seperti saat ini.

Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian akan terus menggencarkan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di setiap desa. 

Diharapkan, kesadaran masyarakat dapat meningkat sehingga potensi kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin.

“Kami akan terus mengingatkan masyarakat melalui Bhabinkamtibmas agar bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla,” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: