Janjikan Pinjaman Rp300 Juta, Wanita Muda Asal Seluma ini Ditangkap Polisi, Begini Modusnya

Janjikan Pinjaman Rp300 Juta, Wanita Muda Asal Seluma ini Ditangkap Polisi, Begini Modusnya

Pelaku penipuan pinjaman bank saat digiring tim Kepolisian Bengkulu--

RADARUTARA.ID - Mengaku sebagai karyawan salah satu karyawan Bank di Kota Bengkulu, dan memanfaatkan untuk melakukan penipuan.

Wanita muda berinisial VDS (20) warga asal Desa Lawang Agung Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma akhirnya ditangkap Tim Opsnal Macan Ratu Polsek Ratu Agung.

Dilansir dari Rakyat Bengkulu, Kapolresta Bengkulu Kombespol Aris Sulistyono melalui Kasi Humas Iptu Endang Sudrajat didampingi Kapolsek Ratu Agung Iptu Edi H Purba menjelaskan, dugaan penipuan dengan modus yang dilakukan pelaku adalah mengaku sebagai karyawan Bank.

BACA JUGA:Lumer dan Lembut, Begini Resep Mudah Membuat Donat Pandan Srikaya

Setelah ada laporan dari korban Dadan Hernadi (36) warga asal Desa Karang Anyar 2 Kecamatan Arga Makmur terjadi pada Rabu (1/11) pukul 11.40 WIB.

Maka VDS ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap, di sekitaran Jalan Basuki Rahmat, Rabu (1/11/2023) kemarin.

"Modusnya, pelaku mengaku sebagai karyawan Bank di Kota Bengkulu, saat ini VDS sudah ditetapkan tersangka," jelas IPTU Edi, Kapolsek Ratu Agung.

IPTU Edi membeberkan, guna menyakinkan korban, tersangka VDS melakukan upaya penipuan dengan ID Card yang dimiliki pelaku pada tahun 2022 dan masih bekerja sebagai karyawan Bank.

BACA JUGA:Ini Alasan Potongan Semangka Jadi Simbol Bela Palestina

Kemudian VDS menawarkan korban bisa membantu korban untuk mengajukan pinjaman senilai Rp 300 juta ditempat ia bekerja sebelumnya.

"Jadi pelaku melancarkan aksinya akan membantu proses pinjaman, agar korban lebih yakin, pelaku menunjukkan identitas bahwa masih berstatus karyawan," kata Edi.

Setelah itu pelaku menyakin korban akan membantu proses pencairan senilai Rp 300 juta. Agar prosesnya mudah, pelaku meminta sejumlah uang kepada korban senilai Rp 8,6 juta. 

Meskipun sudah diberikan sejumlah uang, Korban curiga dengan gelagat pelaku yang selalu meminta tambahan uang kepada korban.

Untuk memastikan hal ini, korban selanjutnya mengkonfirmasi kepada pihak bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: