Camat Akui, Banyak Warga Butuh KIP

Camat Akui, Banyak Warga Butuh KIP

MARGA SAKTI SEBELAT RU - Menindaklanjuti program giat sambang warga yang diinstruksikan langsung oleh Bupati BU, Ir Mian, kepada seluruh jajaran Camat di wilayah kerjanya. Kunjungan yang dilakukan oleh Camat Marga Sakti Sebelat (MSS) menemukan, masih banyak masyarakat tidak mampu atau mmiskin, yang mengeluhkan dan tidak memiliki kartu indonesia pintar (KIP). Keberadaan KIP dikeluhkan, mengingat banyak masyarakat kurang mampu atau miskin yang terbebani oleh biaya sekolah untuk anaknya. Diakui Camat MSS, H Al Hakim, S.Sos, M.Si, masyarakat di wilayah kerjanya yang berstatus tidak mampu, baik dari golongan janda hingga lansia, sebagian besar sudah memiliki KIS yang berguna untuk meringankan biaya berobat mereka. Hanya saja, kata Camat, banyak masyarakat yang mengharapkan kehadiran KIP, mengingat masyarakat tidak mampu yang merasa terbebani dengan biaya sekolah anaknya. Dengan kehadiran KIP, persoalan masyarakat dalam menyokolahkan anak-anaknya ini bisa teratasi. \"Rata-rata masalah yang dialami masyarakat miskin kita saat ini adalah soal kondisi rumah yang tidak layak huni hingga beban sekolah untuk anak-anaknya. Untuk itu, sebagai solusi untk mengatasi persoalan biaya sekolah kepada masyarakat kurang mampu ini dibutuhkan kartu KIP,\" jelas Camat. Masih Camat, sebagai tindaklanjut dari hasil giatnya menyambangi warga, kecamatan beserta Pemdes setempat akan berusaha menyajikan sejumlah data real atau konkret sesuai kondisi di lapangan untuk dilaporkan kepada Pemkab BU. Diharapkan Hakim, melalui data tersebut. Pemkab BU melalui dinas terkainya bisa memberi solusi konkret bagi masyarakat miskin yang membutuhkan perhatian secara khusus ini. \"Makanya kita turun ke lapangan. Tujuannya untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan melakukan pendataan. Melalui data yang akan kita laporkan ini lah. Kami dari kecamatan berharap ada upaya konkret atau perhatian khusus yang dapat diberikan kepada masyarakat kita yang membutuhkan. Terutama soal KIP. KIP dibutuhkan sebagai solusi meringankan masyarakat kurang mampu yang ingin menyekolahkan anaknya. Karena dengan kesehatan yang terjamin dan pendidikan yang terjamin, kita yakin kesenjangan yang disebabkan oleh kemiskinan ini bisa teratasi secara perlahan,\" tandas Camat. (sig)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: