Jembatan Perintis Garuda Dikebut, TNI-Warga Kompak Lakukan Pengecoran

Jembatan Perintis Garuda Dikebut, TNI-Warga Kompak Lakukan Pengecoran

TN AD Kodim 0428/Mukomuko bersama warga saat melaksanakan pengamanan gecoran lantai jembatan perintis Garuda-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Lubuk Pinang, Kecamatan Lubuk Pinang, terus dikebut.

Memasuki tahapan penting, personel Kodim 0428/Mukomuko bersama masyarakat setempat melaksanakan pengecoran lantai jembatan, Rabu (4/11).

Pengecoran lantai menjadi salah satu tahapan krusial sebelum jembatan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan pengecoran dengan semangat gotong royong.

BACA JUGA:Butuh Solusi Permanen, FKKD Minta Pemprov Rekonstruksi Jembatan Mumbang

Proses pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan teknis yang berlaku. Hal ini penting untuk memastikan lantai jembatan memiliki struktur yang kuat dan kokoh sehingga mampu menunjang aktivitas masyarakat dalam jangka panjang.

Komandan Kodim (Dandim) 0428/Mukomuko, Letkol Inf Yokki Firmansyah, mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran dan pengabdian TNI di tengah masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi gambaran nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong kemajuan wilayah.

“Pembangunan infrastruktur ini adalah bentuk sinergi nyata antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah. Keterlibatan aktif warga dalam setiap tahapan pekerjaan mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terpelihara dengan sangat baik di tengah masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:Jembatan Gantung Wisata Kemumu Masuk Program Perintis TNI

Ia menegaskan, keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya diharapkan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

Akses yang semakin mudah akan memperlancar mobilitas warga, sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi di wilayah tersebut.

Terutama bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian dan perkebunan. Dengan adanya akses jembatan yang lebih baik, distribusi hasil pertanian dan perkebunan diharapkan menjadi lebih lancar sehingga masyarakat memiliki akses menuju pasar yang lebih luas.

“Jembatan ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat serta membuka peluang baru bagi peningkatan perekonomian desa,” lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: