Mukomuko Canangkan Gerakan Bebas Sampah Setiap Hari
Bupati Mukomuko saat menghadiri gerakan Mukomuko bebas sampah setiap hari-Radar Utara/ Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Pemerintah Kabupaten Mukomuko mencanangkan gerakan kolaboratif Mukomuko bebas sampah setiap hari. Gerakan ini menjadi langkah bersama pemerintah dan masyarakat dalam membangun budaya hidup bersih sekaligus mewujudkan lingkungan yang sehat, nyaman dan bebas dari sampah.
Pencanangan tersebut dirangkai dengan launching kolaborasi SIM BERSERI dan SIGAP, yang berlangsung di Aula Kantor Bapperida Mukomuko, Selasa (27/10). Program ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap persoalan sampah.
Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, SH, mengatakan persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan bersama mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, perkantoran, dunia usaha, desa, kelurahan hingga masyarakat secara luas.
Menurutnya, pencanangan Mukomuko Bebas Sampah Setiap Hari harus diterjemahkan dalam tindakan nyata. Masyarakat perlu membangun kebiasaan membuang dan memilah sampah pada tempatnya serta tidak membiarkan sampah menumpuk di lingkungan.
“Hari ini kita canangkan gerakan Mukomuko Bebas Sampah Setiap Hari. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi gerakan bersama dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Kebersihan adalah tanggung jawab kita semua,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan program tersebut. Pemerintah memiliki kewajiban menyiapkan kebijakan dan fasilitas pendukung, sementara masyarakat berperan menjaga kebersihan serta mengelola sampah dari sumbernya.
Gerakan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, mulai dari mengurangi volume sampah, mencegah pencemaran lingkungan, menjaga kesehatan masyarakat, hingga menciptakan kawasan permukiman dan ruang publik yang lebih bersih dan nyaman.
Selain itu, pengelolaan sampah yang baik juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dipilah, didaur ulang maupun dimanfaatkan kembali sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan.
“Jangan sampai kita hanya membersihkan ketika sudah kotor. Yang paling penting adalah mencegah sampah sejak dari sumbernya. Mari kita mulai dari diri sendiri, dari rumah dan lingkungan kita masing-masing. Kalau seluruh masyarakat bergerak, saya yakin Mukomuko bisa benar-benar menjadi daerah yang bersih dan nyaman,” pesan Bupati.
Dengan pencanangan tersebut, Pemkab Mukomuko berharap semangat bebas sampah dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Kolaborasi SIM BERSERI dan SIGAP diharapkan menjadi penggerak perubahan perilaku sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
