Stok Pestisida Aman, Racun Tikus Masih Kosong

Stok Pestisida Aman, Racun Tikus Masih Kosong

Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Hari Mustaman, SP, MP-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko memastikan ketersediaan pestisida untuk mendukung musim tanam padi sawah ketiga dalam kondisi aman dan mencukupi.

Kepastian ini disampaikan setelah dilakukan pemantauan terhadap kebutuhan petani di sejumlah wilayah sentra produksi.

Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Hari Mustaman, SP, MP, didampingi Kabid Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dodi Ardiansyah, SP, M.Ling, menyebutkan bahwa secara umum tidak ada kendala berarti terkait ketersediaan obat-obatan pertanian, khususnya pestisida untuk pengendalian hama tanaman padi.

Stok yang ada saat ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan petani selama musim tanam berlangsung.

“Untuk pestisida, stok aman dan cukup. Petani tidak perlu khawatir karena kebutuhan untuk musim tanam ketiga sudah kita pastikan tersedia,” tegasnya.

Namun demikian, pihaknya mengakui masih terdapat kekosongan pada stok racun tikus.

Komoditas ini menjadi salah satu kebutuhan penting, mengingat serangan hama tikus kerap meningkat pada musim tanam tertentu dan berpotensi menurunkan produktivitas.

“Untuk racun tikus memang saat ini masih kosong. Tetapi kami sudah mengajukan permintaan ke pihak provinsi. Tinggal menunggu realisasi,” jelas Hari Mustaman.

Ia menegaskan, apabila usulan tersebUt segera diakomodir, maka seluruh kebutuhan pestisida termasuk pengendalian hama tikus akan terpenuhi tanpa kendala.

Dengan begitu, petani dapat menjalankan aktivitas budidaya secara optimal tanpa gangguan serius dari serangan organisme pengganggu tanaman.

Ia menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi tetap terkendali.

Selain itu, petani juga diimbau untuk tetap menerapkan pengendalian hama secara terpadu agar penggunaan pestisida lebih efektif dan tidak berlebihan.

“Kami terus pantau kondisi di lapangan. Untuk sementara masih terkendali, dan kami minta petani tetap menggunakan pestisida sesuai anjuran,” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: