Zero Kasus Kaki Gajah, Mukomuko Tunjukkan Hasil Pengendalian Penyakit
Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko, Jajat Sudrajat, SKM, MSi-Radar Utara/ Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko memastikan tidak ada satu pun kasus penyakit kaki gajah (filariasis) yang ditemukan sepanjang tahun 2026. Kepastian ini ditegaskan berdasarkan nihilnya laporan yang masuk, baik dari masyarakat maupun dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Jajat Sudrajat, SKM, MSi, menyatakan bahwa kondisi ini menjadi indikator kuat bahwa upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di daerah tersebut berjalan efektif. Tidak adanya temuan kasus baru menunjukkan bahwa rantai penularan filariasis berhasil ditekan hingga titik nol.
“Sepanjang tahun 2026 ini, tidak ada laporan kasus kaki gajah. Baik dari masyarakat maupun dari fasilitas kesehatan, semuanya nihil. Ini menandakan Mukomuko dalam kondisi aman dari penyakit tersebut,” tegas Jajat.
Meski demikian, Dinas Kesehatan tidak ingin lengah. Status nol kasus bukan berarti ancaman telah sepenuhnya hilang. Risiko penularan tetap ada jika masyarakat abai terhadap pola hidup bersih dan sehat, serta tidak menjaga lingkungan dari potensi berkembangnya vektor penyakit.
Jajat menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kondisi ini agar tetap bertahan. Upaya pencegahan seperti menjaga kebersihan lingkungan, menghindari gigitan nyamuk, serta rutin memeriksakan kesehatan harus terus dilakukan secara konsisten.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak terlena. Status zero kasus harus dijaga bersama. Kunci utamanya ada pada kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan lingkungan,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga memastikan bahwa pengawasan terhadap penyakit menular tetap berjalan secara ketat. Seluruh puskesmas dan tenaga kesehatan diminta untuk tetap aktif melakukan pemantauan serta pelaporan jika ditemukan gejala yang mengarah pada penyakit kaki gajah.
Dengan kondisi saat ini, Mukomuko dinilai berada pada jalur yang tepat dalam upaya eliminasi filariasis. Namun, keberhasilan tersebut hanya dapat dipertahankan jika seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, terus bergerak bersama menjaga kesehatan lingkungan dan pola hidup sehat.
"Kami terus berkomitmen untuk mempertahankan status bebas kasus kaki gajah di Kabupaten Mukomuko, sekaligus memastikan tidak ada celah bagi penyakit tersebut untuk kembali muncul di masa mendatang," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: