Efek Libur MBG, Stok Sembako Melimpah, Harga Relatif Turun
Ilustrasi Pasar Tradisional-Internet-
RADARUTARA.ID - Berhentinya aktivitas dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah dalam beberapa pekan terakhir, membawa dampak terhadap geliat ekonomi di Pasar KTM Lagita, Kecamatan Ketahun.
Selain menurunkan aktivitas perdagangan, kondisi tersebut juga membuat ketersediaan bahan pokok kembali melimpah sehingga harga sejumlah komoditas berangsur normal.
Kepala UPTD Pasar KTM Ketahun, Abu Nawar mengakui, sejak dapur MBG tidak lagi beroperasi sementara, pasokan berbagai kebutuhan pokok rumah tangga seperti telur, daging, ikan hingga kebutuhan dapur lainnya menjadi lebih mudah diperoleh masyarakat.
“Selama beberapa pekan terakhir stok bahan pokok cukup tersedia.
BACA JUGA:Pencabutan Suspend Dapur MBG Air Tenang, SPPG Tunggu Tindaklanjut Hasil Audit BPKP
Masyarakat tidak lagi kesulitan mencari telur, ikan, daging maupun kebutuhan dapur lainnya.
Harganya juga sudah mulai turun dan kembali normal dibanding sebelumnya,” ujar Abu Nawar.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut berbeda ketika dapur MBG masih beroperasi.
Saat itu, permintaan bahan baku dalam jumlah besar membuat stok di pasar cepat habis sehingga masyarakat umum kerap kesulitan mendapatkan kebutuhan sehari-hari.
Bahkan, jika barang masih tersedia, harganya cenderung lebih tinggi akibat tingginya permintaan dari dapur MBG yang melayani ribuan porsi makanan setiap hari.
BACA JUGA:MBG Libur, Harga Kebutuhan Pangan Turun, Warga Sumringah
“Ketika dapur MBG aktif, permintaan sangat tinggi. Akibatnya masyarakat sering mengeluhkan sulit mendapatkan ikan, daging, telur dan kebutuhan pokok lainnya.
Kalaupun ada, harganya relatif lebih mahal,” jelasnya.
Menurut Abu Nawar, saat ini situasinya justru berbalik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: