Dampak Pola Makan Lebaran, Gastritis dan ISPA Dominasi Kunjungan Pasien
Ilustrasi batuk--
MSS,RADARUTARA.ID- Pasca perayaan Idulfitri, jajaran puskesmas mencatat adanya peningkatan kunjungan pasien dengan keluhan gangguan kesehatan.
Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Suka Makmur, Kecamatan Marga Sakti Sebelat (MSS), keluhan yang paling dominan dialami masyarakat adalah gangguan pencernaan seperti gastritis serta infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kepala UPTD Puskesmas Suka Makmur, dr. Nanang Rahmat, mengungkapkan bahwa kondisi ini merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap tahun setelah momen Lebaran.
Menurutnya, perubahan pola makan selama hari raya menjadi salah satu pemicu utama munculnya gangguan kesehatan tersebut.
“Biasanya gangguan seperti gastritis dan ISPA meningkat setelah Lebaran.
Ini dipicu oleh pola makan yang tidak teratur dan konsumsi makanan berlemak, bersantan, serta minuman manis secara berlebihan saat hari raya,” jelas Nanang.
Ia menambahkan, berdasarkan pantauan pihak puskesmas, sebagian besar pasien yang datang berobat pasca Lebaran memang didominasi oleh dua jenis keluhan tersebut.
Meski demikian, kondisi tersebut masih dalam kategori wajar dan dapat ditangani dengan baik jika masyarakat segera memeriksakan diri.
Nanang juga mengingatkan bahwa momen hari raya telah usai, sehingga masyarakat diimbau untuk kembali menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga pola makan serta memperbanyak konsumsi air putih.
“Setelah Lebaran ini, masyarakat harus kembali ke pola hidup sehat.
Kurangi makanan berlemak dan perbanyak minum air putih agar tubuh tetap terjaga,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti kondisi cuaca yang saat ini mulai memasuki masa kemarau.
Perubahan cuaca tersebut, menurutnya, dapat berdampak pada daya tahan tubuh masyarakat jika tidak diantisipasi dengan baik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: