Diduga Buka Lahan Baru, HL Bukit Daun Terbakar

Diduga Buka Lahan Baru, HL Bukit Daun Terbakar

Upaya pemadaman Karhutla di kawasan HL Bukit Daun wilayah Desa Susup-Doni Aftarizal-

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu, dan kali ini yang terbakar yakni kawasan Hutan Lindung (HL) Bukit Daun Register V wilayah Desa Susup, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Sementara ini diduga pemicu kebakaran tersebut, lantaran ada oknum yang melakukan pembukaan lahan baru di sekitar lokasi Karhutla dengan cara dibakar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Bengkulu, Safnizar melalui Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Bukit Daun, Yudi Riswada dikonfirmasi membenarkan peristiwa Karhutla tersebut.

Menurut Yudi, titik api pertama kali terdeteksi siang Minggu, 13 September 2026. Informasi awal mengenai peristiwa Karhutla itu di kawasan HL Bukit Daun itu, diperoleh pihaknya dari laporan masyarakat setempat.

BACA JUGA:Antisipasi Karhutla, Batalyon TP 847/VS BU Siagakan Personel dan Mobil Damkar

"Yang mana dalam laporannya, masyarakat menginformasikan jika adanya kebakaran di dalam kawasan hutan," ungkap Yudi, Senin 14 September 2026. 

Dilanjutkan Yudi, mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung bergerak cepat dan segera berkoordinasi dengan tim Pemadam Bencana Kebakaran (PBK) untuk melakukan penanganan di lokasi.

"Proses pemadaman tidak berlangsung singkat. Tim gabungan yang terdiri dari petugas PBK, Kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta dibantu personel dari PLTA Musi dan masyarakat bahu-membahu melakukan upaya pemadaman," kata Yudi.

Yudi menjelaskan, upaya pemadaman terhadap api yang membakar kawasan HL Bukit Daun, dilakukan hingga malam hari.

Berkat kerja sama yang solid dan respons cepat di lapangan, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan secara total.

BACA JUGA:Antisipasi Karhutla, Pemprov Bengkulu Bentuk Tim Jaga Api

"Kita mengapresiasi dukungan semua pihak, sehingga akhirnya api benar-benar bisa dipadamkan sebelum menyebar lebih luas ke area HL Bukit Daun lainnya," ujar Yudi.

Disisi lain, Yudi menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, penyebab Karhutla di kawasan HL Bukit Daun yang luasan terbakar mencapai 2 hektar tersebut, diduga kuat bukan berasal dari faktor alam. 

"Api diduga berasal dari aktivitas pembukaan lahan baru yang dilakukan oknum tak bertanggungjawab untuk keperluan berkebun. Tentu ini menjadi perhatian serius, mengingat maraknya praktik pembakaran lahan yang sering terjadi saat musim kemarau," tegas Yudi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: