MUKOMUKO, RADARUTARA.ID — Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko kembali mengingatkan para nelayan agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut. Pasalnya, kondisi gelombang di perairan laut Mukomuko saat ini masih cukup tinggi, bahkan mencapai lebih dari 2,5 meter.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Rahmad Hidayat, SPi, MSi, mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius bagi nelayan yang hendak melaut. Keselamatan harus menjadi pertimbangan utama sebelum memutuskan untuk berangkat mencari ikan.
“Nelayan kita ingatkan untuk tetap berhati-hati. Kalau kondisi gelombang tinggi, jangan memaksakan diri melaut. Keselamatan harus menjadi yang utama,” ujar Rahmad.
Menurutnya, gelombang laut dengan ketinggian di atas 2,5 meter berpotensi membahayakan keselamatan nelayan, terutama bagi kapal atau perahu berukuran kecil. Karena itu, nelayan diminta terus memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum berangkat maupun saat sudah berada di tengah laut.
Peringatan serupa juga ditujukan kepada masyarakat yang hendak berkunjung ke kawasan pantai. Dengan kondisi gelombang yang masih tinggi, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas mandi atau berenang di laut.
BACA JUGA:Sarana Melaut Nelayan Tetap Digelontorkan, 19 KUB Mukomuko Jadi Sasaran
“Untuk masyarakat yang berkunjung ke pantai, kami imbau jangan mandi di laut. Kondisinya cukup berbahaya dengan gelombang yang masih tinggi,” tegasnya.
Dinas Perikanan berharap seluruh masyarakat dapat memahami kondisi tersebut dan tidak menganggap sepele bahaya gelombang tinggi. Terlebih, aktivitas di laut sangat dipengaruhi perubahan cuaca dan kondisi gelombang yang sewaktu-waktu dapat berubah.
Rahmad menegaskan, imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan laut maupun korban jiwa akibat masyarakat mengabaikan kondisi perairan.
“Lebih baik berhati-hati dan mengutamakan keselamatan daripada mengambil risiko,” pungkasnya.