Aparatur Desa Dituntut Kelola serta Hasilkan Data Akurat & Mukhtahir

Selasa 20-10-2026,07:30 WIB
Reporter : Doni Aftarizal
Editor : Ependi Harian

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Aparatur desa khususnya dalam wilayah Provinsi Bengkulu, dituntut untuk dapat menghasilan data yang akurat, mukhtahir dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ini terungkap dalam audiensi antara Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. H. Herwan Antoni bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, yang membahas langkah strategis meningkatkan kualitas data desa, Senin 19 Oktober 2026.

Sekda Herwan Antoni mengatakan, pihaknya selaku pemerintah daerah (Pemda), pada prinsipnya terus mendorong penguatan pembangunan berbasis data hingga tingkat desa di Provinsi Bengkulu ini.

"Apalagi sekarang ini BPS telah menyiapkan program Desa Cinta Statistik (Cantik), untuk mendorong penguatan tersebut," ungkap Herwan.

BACA JUGA:BPS Bimtek 318 Petugas Sensus Ekonomi, Pertengahan Juni Mulai Data Warga Bengkulu Utara

Sehingga, lanjut Herwan, program ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas data desa, yang nantinya menjadi landasan perencanaan pembangunan dan penetapan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

"Seiring dengan itu kita juga berharap penguatan kolaborasi antara pemda dan BPS dalam mendukung pelaksanaan program Desa Cantik ini," kata Herwan.

Menurut Herwan, program ini tujuan atau targetnya antara lain untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa, terutama dalam pengelolaan dan pemanfaatan data statistik.

"Jadi , melalui program ini aparatur desa diharapkan mampu menghasilkan dan mengelola data yang akurat, mutakhir, serta dapat dipertanggungjawabkan," tegas Herwan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Sahranudin mengatakan, ketersediaan data berkualitas menjadi faktor penting, terutama dalam menyusun perencanaan pembangunan.

BACA JUGA:BPS Bimtek 318 Petugas Sensus Ekonomi, Pertengahan Juni Mulai Data Warga Bengkulu Utara

"Termasuk juga menentukan kebijakan, hingga mengevaluasi program pemerintah agar lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tambah Sahranudin.

Lebih lanjut Sahranudin mengemukakan, kolaborasi antara Pemprov Bengkulu dengan pihaknya juga diarahkan dapat memperkuat sinergi lintas perangkat daerah, guna mewujudkan tata kelola data yang lebih baik. 

"Dengan dukungan data statistik yang berkualitas, potensi desa dapat dipetakan dan dikembangkan secara optimal guna mendorong pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," demikian Sahranudin.

Kategori :