Petugas Amankan Sejumlah Benda Tajam, Tes Urin 50 Orang Negatif
ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID – Guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban, aparat gabungan dari TNI dan Polri menggelar razia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur, Jumat (18/9/2026).
Dalam operasi tersebut, empat blok hunian warga binaan digeledah secara menyeluruh.
Razia yang berlangsung pada siang hari itu tidak hanya menyasar kamar hunian narapidana.
Petugas juga melakukan tes urin terhadap 30 warga binaan serta sekitar 20 petugas lapas.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan lapas.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah benda yang berpotensi membahayakan keamanan.
Barang-barang tersebut antara lain benda tajam seperti pisau karter, paku besi, jarum, serta sejumlah benda lain yang langsung diamankan.
Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Bengkulu Utara, Kompol Januri Sutirto, membenarkan temuan tersebut.
Menurutnya, razia ini merupakan bagian dari upaya sinergis antara kepolisian, TNI, dan pihak lapas dalam menjaga kondusivitas.
"Hasil pemeriksaan petugas, ditemukan beberapa benda tajam yang berhasil diamankan. Untuk tes urin, seluruhnya negatif," ujar Kompol Januri Sutirto.
Sementara itu, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen pihaknya dalam memperkuat pengawasan.
Menurutnya, razia merupakan langkah pencegahan dini terhadap berbagai gangguan yang mungkin timbul di dalam lapas.
"Razia ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawasan sekaligus pencegahan dini terhadap gangguan di dalam lapas," kata Yulian Fernando.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala. Hal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan di lingkungan lapas serta memberikan rasa aman bagi seluruh penghuni dan petugas.
"Kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkala, dengan harapan menjaga stabilitas keamanan di lingkungan lapas. Terima kasih kepada petugas yang telah membantu kami dalam proses pengawasan ini," pungkasnya.