Air Mulai Terbatas, Petani Karya Jaya Siapkan Mesin Hadapi Kemarau
Air Mulai Terbatas, Petani Karya Jaya Siapkan Mesin Hadapi Kemarau-Radar Utara/ Sigit Haryanto-
RADARUTARA.ID - Sebanyak 63 hektare areal persawahan di Desa Karya Jaya, Kecamatan Marga Sakti Sebelat (MSS), Kabupaten Bengkulu Utara, saat ini mulai menghadapi tantangan musim kemarau.
Kondisi tersebut menjadi perhatian petani mengingat tanaman padi yang saat ini memasuki fase pertumbuhan membutuhkan ketersediaan air yang cukup hingga masa panen.
Berdasarkan pantauan Radar Utara, rata-rata tanaman padi milik petani di Desa Karya Jaya saat ini telah berusia sekitar satu hingga 1,5 bulan.
Dengan kondisi pertumbuhan yang masih berjalan, tanaman padi tersebut diproyeksikan memasuki masa panen sekitar dua bulan mendatang.
Untuk memastikan kebutuhan air tetap terpenuhi, petani saat ini terus mengoptimalkan sejumlah sumber air yang tersedia di sekitar areal persawahan.
Salah satu sumber utama yang masih diandalkan yakni aliran irigasi Air Mumbang.
Namun, memasuki musim kemarau, distribusi air ke areal persawahan saat ini mulai dilakukan secara bergiliran dari satu hamparan sawah ke hamparan lainnya.
Meski demikian, kondisi tersebut sejauh ini belum sampai mengganggu kebutuhan air tanaman secara signifikan.
Pasokan air masih dinilai cukup untuk menjaga tanaman padi tetap tumbuh hingga memasuki masa panen.
Tenaga Penyuluh Pertanian (PPL) Kecamatan Marga Sakti Sebelat, Ari Anggriawan, mengatakan seluruh areal persawahan petani pada musim tanam kedua saat ini telah ditanami.
Umur tanaman rata-rata berada pada kisaran satu hingga 1,5 bulan.
“Untuk musim tanam kedua ini seluruh persawahan petani sudah tertanam. Umurnya rata-rata satu sampai 1,5 bulan.
Untuk kondisi air saat ini masih relatif tercukupi, meskipun distribusinya memang harus bergantian karena mengandalkan irigasi Air Mumbang,” ujar Ari.
Menurutnya, petani juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang atau terjadi kemarau ekstrem.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
