Dan tadi sudah ditindaklanjuti langsung oleh Pak Kapolres.
BACA JUGA:Kurangi Beban Masyarakat, Bupati Bengkulu Utara Salurkan Sembako Untuk Penyandang Disabilitas
Jika ada ditemukan pedagang yang coba-coba bermain harga maka akan ditindak," tegasnya.
Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali yang hadir dalam peninjauan tersebut menegaskan komitmennya untuk menindak tegas, jika nantinya ditemukan praktik penimbunan atau permainan harga yang merugikan konsumen.
Sementara itu, Kasdim Bengkulu Utara, sejumlah anggota DPRD, serta pimpinan OPD terkait turut serta memastikan rantai pasok dan ketersediaan stok tetap terjaga.
“Jangan ada yang bermain harga, apalagi rantai pasokan ditemukan distribusi dari luar daerah yang menyebabkan kenaikan harga.
Tadi saya sudah perintahkan jajaran reskrim untuk memantau agar harga sembako tetap stabil dan terkontrol,” tegasnya Kapolres.
BACA JUGA:Efek Libur MBG, Stok Sembako Melimpah, Harga Relatif Turun
Rangkaian sidak tidak berhenti di pasar Purwodadi saja. Usai berdialog dengan pedagang di Pasar Purwodadi, rombongan Forkopimda bergerak menuju Gudang Bulog Arga Makmur untuk meninjau langsung stok beras dan minyak goreng cadangan pemerintah.
Hasil pengecekan di gudang menunjukkan stok dalam kondisi aman, meskipun pihak Bulog mengakui adanya kendala distribusi dari sentra produksi luar daerah.
Di akhir kunjungan, Bupati Arie menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat memberi efek gentar sekaligus solusi nyata bagi masyarakat.
Pemkab Bengkulu Utara juga berencana mengintensifkan operasi pasar murah dan rapat internal guna pemantauan harga secara rutin.
Serta mencari solusi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama bagi kelompok masyarakat rentan di tengah tekanan inflasi nasional.
"Harapannya, dengan sidak ini, kenaikan harga sembako bisa ditekan. Kalaupun naik, itu tidak terlalu signifikan karena berimbas kepada masyarakat," pungkasnya.