Tekan Lonjakan Harga Sembako, Bupati Bersama Forkopimda Sidak ke Pasar

Tekan Lonjakan Harga Sembako, Bupati Bersama Forkopimda Sidak ke Pasar

Tekan Lonjakan Harga Sembako, Bupati Bersama Forkopimda Sidak ke Pasar -Radar Utara / Abdul Gafur-

ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Di tengah gejolak kenaikan harga bahan pokok yang mulai membebani masyarakat, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata SE, M.AP, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke lapangan. 

Dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) sekaligus berdialog dengan para pedagang di Pasar Purwodadi, Kecamatan Arga Makmur, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi ini tidak sekadar memantau angka-angka harga sembako saja.

Bupati Arie tampak menyusuri setiap blok pasar, berhenti di kios-kios sayur, daging, hingga lapak sembako, untuk mendengar langsung keluhan dan dinamika pasokan dari mulut pedagang. 

BACA JUGA:Paket Sembako Bantuan Perusahaan Sasar Warga Bukit Makmur

Dialog akrab itu berlangsung hangat, meskipun di baliknya terpapar data harga yang cukup mengkhawatirkan.

Berdasarkan hasil pemantauan tim di lapangan, hampir seluruh komoditas utama mengalami kenaikan rata-rata. 

Harga cabai, daging sapi, ayam potong, bawang merah, beras, hingga minyak goreng terpantau merangkak naik dibandingkan pekan-pekan sebelumnya. 

Para pedagang mengaku pasokan mulai tersendat, terutama untuk beras impor yang selama ini mengandalkan distribusi dari Provinsi Lampung.

"Bersama Forkopimda, hari ini kami meninjau harga sembako di pasar. 

BACA JUGA:BPBD dan Pemdes Lebong Tandai Kolaborasi Tangani Rel Molek, Harga Sembako Terdampak

Memang ada lonjakan harga, diantaranya beras impor lantaran distribusinya terhambat, karena dari Provinsi Lampung ya," ujar Bupati Arie Septia Adinata kepada awak media di sela-sela peninjauan.

Tak hanya beras, perhatian serius juga ditujukan pada minyak goreng yang ditemukan dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat penjual. 

Menyikapi hal itu, Bupati menyampaikan bahwa langkah tegas segera diambil, diantaranya menelusuri dimana letak kenaikannya, sementara stok dan pasokannya terbilang aman di Kabupaten Bengkulu Utara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: