Pelayanan Gigi di Puskesmas Bengkulu Utara Belum Optimal, Ini Kendalanya

Senin 17-08-2026,08:08 WIB
Reporter : Sigit Haryanto
Editor : Ependi Harian

Namun hingga saat ini, belum mendapatkan alokasi pengadaan.

BACA JUGA:Kemenag Mukomuko Gandeng Puskesmas, Pastikan Calon Pengantin Sehat

Paryanto berharap kebutuhan fasilitas dental tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait, khususnya dalam penyusunan program dan penganggaran tahun 2027 mendatang.

“Kita berharap tahun 2027 nanti ada alokasi anggaran yang bisa diupayakan untuk pengadaan fasilitas dental. 

Dengan begitu, keberadaan dokter gigi yang sudah ada bisa benar-benar memberikan pelayanan tindakan kepada masyarakat,” harapnya.

Kondisi serupa juga terjadi di UPTD Puskesmas Suka Makmur.

 Kepala UPTD Puskesmas Suka Makmur, dr. Nanang Rahmat, menyampaikan pihaknya saat ini memiliki dua tenaga dokter gigi, masing-masing berstatus PNS dan tenaga NS.

BACA JUGA:Menuju Layanan Mandiri, Puskesmas di Mukomuko Jalani Penilaian BLUD

Namun, pelayanan yang diberikan kedua dokter tersebut belum dapat berjalan secara optimal karena belum tersedianya fasilitas dental unit.

“Dokter gigi kita ada dua, satu PNS dan satu NS. 

Tetapi pelayanan belum optimal karena kita belum memiliki fasilitas dental,” kata Nanang.

Ia menambahkan, pengadaan fasilitas tersebut sebenarnya telah beberapa kali diusulkan. 

Namun hingga saat ini belum terakomodir dalam penganggaran. 

BACA JUGA:Menuju Layanan Mandiri, Puskesmas di Mukomuko Jalani Penilaian BLUD

Akibatnya, pelayanan gigi yang diberikan kepada masyarakat masih mengandalkan peralatan yang tersedia seadanya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Tanjung Harapan, Harmen, S.KM, mengatakan kondisi di Puskesmas yang dipimpinnya sedikit berbeda. 

Kategori :