Data Dinsos, Kecamatan Padang Jaya Tertinggi Coret Data Penerima Bansos

Kamis 13-08-2026,07:00 WIB
Reporter : Abdul Gafur
Editor : Ependi Harian

NIK & Rekening KPM Terindikasi Judol

ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkulu Utara mencatat sebanyak 3.036 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Sosial (Bansos) PKH dan Sembako dicoret dari daftar penerima per Rabu (12/8/2026). 

Pencoretan massal ini dilakukan lantaran nomor induk kependudukan (NIK) dan rekening para KPM, terdeteksi dugaan atau indikasi terlibat dalam aktivitas perjudian daring (judol) berdasarkan hasil verifikasi kondisi ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara, Agus Sudrajad S.KM, MM, mengungkapkan bahwa data temuan ini terpantau jelas di sistem pendataan yang ada di Kementerian Sosial.

Dari total 3.036 KPM yang dicoret, Kecamatan Padang Jaya menjadi wilayah dengan angka tertinggi, yaitu mencapai 359 penerima manfaat. 

BACA JUGA:Terindikasi Transaksi Judol, Ribuan Penerima Bansos di Bengkulu Utara Dicoret

Disusul oleh Kecamatan Kerkap dengan 230 KPM dan Kecamatan Arga Makmur 291 KPM.

“Terdata di sistem sebanyak 3.036 penerima bantuan dicoret lantaran masyarakat yang mendapat bantuan, rekening dan NIK nya terlibat judi online,” ujar Agus Sudrajad saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (12/8/2026).

Agus menyoroti fenomena di lapangan yang menunjukkan bahwa pelaku judol tidak selalu dari kepala keluarga. 

Melainkan ada penyalahgunaan data, maupun dari anggota keluarga itu sendiri. 

Sehingga nama penerima dicoret oleh pemerintah.

BACA JUGA:Camat Minta Kades Update Data Desil Untuk Bansos Tepat Sasaran

“Biasanya, orangtuanya tidak bermain tetapi anaknya main judol. 

Maka rekening dan NIK dalam satu KK (Kartu Keluarga) terdampak,” jelasnya.

Pihaknya berharap temuan ini menjadi peringatan keras bagi seluruh masyarakat. 

Sehingga, kasus serupa tidak terulang kembali serta bantuan dari pemerintah benar-benar tepat sasaran untuk mengurangi beban masyarakat.

Kategori :