BENGKULU, RADARUTARA.IS – Rumah Sakit Umum Daerah dr. M. Yunus (RSMY) Bengkulu diminta untuk terus meningkatkan Alat Kesehatan (Alkes) berteknologi tinggi, guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
Terlebih saat ini fasilitas kesehatan termasuk alkes di RSMY, dinilai belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan untuk meningkatkan pelayanan.
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Andy Suhary mengatakan, sebagai rumah sakit rujukan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dan satu-satunya rumah sakit tipe B, RSMY seharusnya memiliki fasilitas yang lebih lengkap.
"Misal seperti alkes Magnetic Resonance Imaging (MRI), yang sangat dibutuhkan untuk membantu proses diagnosis berbagai penyakit," ungkap Andy.
BACA JUGA:RSMY Bengkulu Gandeng RSCM, Benahi Pengelolaan dan Pelayanan
Maka dari itu, lanjut Andy, pihaknya mendorong agar RSMY dapat memiliki MRI, karena alat ini sangat diperlukan dalam mendeteksi penyakit.
"Harus ada prioritas, karena kesehatan merupakan urusan yang sangat vital. Apalagi ini bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan yang diberikan RSMY Bengkulu terhadap masyarakat," tegas Andy.
Menurut Andy, rumah sakit tipe B memiliki sejumlah standar pelayanan yang harus dipenuhi, dan tentunya sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.
"Selain memiliki dokter spesialis dan subspesialis yang lengkap, rumah sakit tipe B juga berfungsi sebagai rumah sakit rujukan bagi rumah sakit tipe C dan D yang ada di Provinsi Bengkulu," kata Andy.
Andy menambahkan, pengadaan MRI harus menjadi prioritas pemerintah daerah, mengingat kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang cepat dan akurat terus meningkat.
BACA JUGA:Lonjakan Pasien Sebabkan Layanan Cuci Darah di RSMY Bengkulu Terhambat
"Makanya pada tahun 2026 ini pengadaan MRI harus dikebut. Jangan sampai masyarakat harus keluar daerah hanya untuk mendapatkan layanan pemeriksaan, yang seharusnya bisa dilakukan di Bengkulu," pinta Andy.
Lebih lanjut Andy menyampaikan, dengan langkah ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya di RSMY Bengkulu.
"Tentunya ekaligus memperkuat peran RSMY Bengkulu, sebagai pusat rujukan utama di Provinsi Bengkulu," demikian Andy.