2. Bergantian mengemudi dengan penumpang lain
ketika kita dan rombongan hendak menempuh perjalanan jauh naik mobil, alangkah lebih baik jika ada dua atau lebih orang yang bisa mengemudi dalam mobil tersebut.
Dengan demikian, orang tersebut bisa mengemudi secara bergantian sehingga tempat tujuan bisa ditempuh secara tepat waktu.
Jadi, jangan ragu meminta untuk bergantian mengemudi saat kita mulai merasakan tanda-tanda kantuk atau lelah.
Bila kita sudah menempati posisi sebagai penumpang, maka kita bisa lekas tidur untuk meredakan kantuk.
3. Beristirahat di rest area
jika posisi di rest area sudah dekat, kita bisa berhenti di tempat tersebut untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup.
Berbaringlah di tempat yang nyaman untuk tidur sehingga tubuh kembali segar setelah bangun dan siap melanjutkan perjalanan.
4. Konsumsi minuman berkafein
kafein memiliki kemampuan melawan senyawa kimia penyebab kantuk bernama adenosin.
Hal ini membuat adenosin tidak dapat mengirimkan sinyal lelah dan kantuk ke otak.
Itulah sebabnya konsumsi minuman berkafein seperti kopi membuat kita tetap segar dan tidak mudah mengantuk.
Namun, jangan lupa kalau khasiat kafein bisa tetap hilang setelah beberapa waktu sehingga kita tetap harus meluangkan waktu tidur di sela aktivitas mengemudi.