Dibagian lain, Perwakilan BPBD Provinsi Bengkulu, M. Syukur menyebutkan, kolaborasi antar pihak dalam mitigasi bencana, merupakan kunci penting guna meminimalisir dampak bencana.
"Dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya bencana ekologis dan perubahan iklim, tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada kolaborasi dan sinergitas," tambah Syukur.
Sebelumnya, Ketua Panitia Diskusi Publik, M. Reza Syaputra menerangkan, kegiatan ini ditargetkan dapat menumbuhkan peran anak muda dalam menjaga lingkungan.
“Menjaga lingkungan dan mitigasi bencana ekologis merupakan langkah yang yang harus secara serius dilakukan. Sehingga dalam hal ini peran anak muda jadi penting untuk terus diperkuat," singkat Reza.