Butuh Solusi Teknis Penanganan, Perkuat Respon Banjir

Selasa 07-04-2026,09:30 WIB
Reporter : Doni Aftarizal
Editor : Ependi Harian

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Bencana banjir yang melanda sebagian besar wilayah Kota Bengkulu, dinilai membutuhkan solusi teknis dan percepatan penanganan.

Disisi lain, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu semakin memperkuat respon banjir mulai dari ketersediaan logistik, evakuasi dan informasi kedaruratan guna menekan dampak bencana banjir yang melanda.

Wakil Ketua (Waka) DPRD Kota Bengkulu, Rahmad Widodo, S.Hut mengatakan, pihaknya telah meninjau beberapa titik banjir, khususnya dalam wilayah Kota bengkulu.

"Dari pemantauan tersebut, banjir terlihat masih terjadi di beberapa titik meskipun infrastruktur baru telah dibangun. Dari sini artinya masih dibutuhkan solusi teknis dan penanganan secara cepat," tegas Widodo.

BACA JUGA:BNPB Serahkan Bantuan Kepada Korban Banjir di Batik Nau

Menurut Widodo, persoalan tersebut membutuhkan penanganan segera dari dinas terkait, khususnya Pekerjaan Umum (PU). Seperti dengan melakukan kegiatan normalisasi sungai. 

"Apalagi permasalahan ini bukan hanya soal curah hujan tinggi, tetapi juga kesiapan infrastruktur kita. Jika pompa tidak maksimal dan alur sungai dangkal, maka banjir bakal terus berulang,” ujar Widodo.

BPBD Kota Bengkulu Dirikan 3 Titik DU

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), setidaknya mendirikan tiga titik Dapur Umum (DU).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Bengkulu, Made Ardana mengatakan, pihaknya bakal mendirikan dapur umum di tiga titik utama, guna membantu warga terdampak bencana banjir.

BACA JUGA:3 Doa yang Bisa Dibaca agar Banjir Cepat Surut dan Diberi Keselamatan

“Sudah kita koordinasikan, dan hari ini kita mendirikan dapur umum di tiga lokasi. Diantaranya Perumahan Korpri, Perumahan Ejuka, dan Kelurahan Rawa Makmur,” papar Made, Senin 6 April 2026.

Langkah ini, lanjut Made, dilakukan sebagai respons cepat atas kondisi masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan makanan akibat aktivitas yang lumpuh karena banjir.

"Selain dapur umum, kita juga menyiapkan masing-masing satu unit mobil dapur umum pada tiga titik yang dimaksud. Mobil ini digunakan untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses," tegas Made.

Perkuat Respons Banjir

Kategori :