Senin Depan, Pemkab Mukomuko Mulai Belanjakan APBD Perubahan 2026
Kepala BKD Mukomuko, Haryanto, SKM-Radar Utara/ Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko dipastikan dapat segera mengeksekusi atau membelanjakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Proses pencairan dan pelaksanaan anggaran dijadwalkan mulai berjalan efektif pada Senin (9/11) pekan depan.
Kepastian tersebut menyusul telah ditandatanganinya berkas evaluasi APBD Perubahan 2026 oleh Gubernur Bengkulu.
Dengan adanya tanda tangan evaluasi dari tingkat provinsi ini, secara administratif dokumen anggaran daerah tersebut sudah sah dan siap ditindaklanjuti oleh eksekutif.
BACA JUGA:APBD 'Cupet', Pemkab Tunggu Kepastian Gaji PPPK dari Pusat
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Mukomuko, Haryanto, SKM, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima konfirmasi selesainya proses evaluasi di tingkat provinsi. Menurutnya, tidak ada lagi kendala administratif yang menghambat realisasi anggaran.
"Alhamdulillah, berkas evaluasi APBD Perubahan 2026 kita sudah ditandatangani oleh Bapak Gubernur Bengkulu. Ini artinya anggaran sudah bisa kita belanjakan mulai Senin depan," ujar Haryanto saat dikonfirmasi, Kamis (5/11).
Haryanto menjelaskan, pasca-penandatanganan evaluasi tersebut, jajarannya saat ini tengah memfinalisasi dokumen pelaksanaan anggaran, seperti Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan turunan lainnya.
Hal ini dilakukan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Mukomuko dapat segera merealisasikan program dan kegiatan yang telah diagendakan.
BACA JUGA:DD Makin Cekak, Desa Harus Jemput APBD hingga APBN
"Kami meminta kepada seluruh OPD untuk segera mempersiapkan dokumen pencairan dan melaksanakan program kerja yang tertuang dalam APBD Perubahan.
Kita ingin percepatan penyerapan anggaran ini berdampak langsung pada akselerasi pembangunan dan pelayanan publik di Mukomuko," tambahnya.
APBD Perubahan 2026 sendiri sangat penting bagi Pemkab Mukomuko untuk mengakomodir kebutuhan mendesak, penyesuaian program, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di penghujung tahun anggaran.
"Dengan dimulainya eksekusi anggaran pada pekan depan, diharapkan target-target pembangunan fisik maupun non-fisik dapat tuntas sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
