Diskominfotik Bengkulu Perkuat Transparansi Informasi

 Diskominfotik Bengkulu Perkuat Transparansi Informasi

Kepala Dinas (Kadis) Kominfotik Provinsi Bengkulu, Dr. Hj. Nelly Alesa. -Radar Utara/ Doni Aftarizal-

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Keterbukaan atau transparansi informasi yang mudah diakses, akurat dan terpercaya, dipastikan terus diperkuat Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Bengkulu.

Ini ditegaskan Kepala Dinas (Kadis) Kominfotik Provinsi Bengkulu, Dr. Hj. Nelly Alesa. Menurut Nelly, mewujudkan transparansi informasi menjadi bagian komitmen pihaknya.

"Karena bagaimanapun juga, yang namanya keterbukaan informasi merupakan hak setiap elemen masyarakat dan tanggung jawab pemerintah," tegas Nelly.

Nelly menjelaskan, dalam upaya memperkuat keterbukaan informasi publik di Provinsi Bengkulu, pihaknya saat ini telah memiliki dua kanal utama pelayanan, yakni Layanan Langsung dan Layanan Digital.

"Pada Layanan Langsung ini, masyarakat dapat melakukan konsultasi informasi," jelas Nelly.

Bukan hanya itu, lanjut Nelly, masyarakat juga bisa menyampaikan permohonan informasi, pengaduan layanan, hingga pembinaan dan pendampingan di meja resepsionis dengan pelayanan cepat dan responsif. 

"Dalam layanan ini, juga didukung barcode scan untuk registrasi tamu yang memang kita siapkan," kata Nelly.

Sementara, sambung Nelly, Layanan Digital terbagi dalam empat bidang utama. Diantaranya Bidang Hubungan Media, Teknologi Informasi dan Komunikasi berupa Layanan Media Center, Kerja Sama Media, Koordinator Media Sosial OPD, dan Layanan Sub-domain Website.

"Kemudian Bidang Penyelenggaraan E-Government, berupa Layanan E-Presensi, Layanan Internet, Layanan Video Conference, dan Layanan Aplikasi," papar Nelly.

Selanjutnya, Bidang Statistik dan Persandian yakni Layanan Statistik Sektoral, Tanda Tangan Elektronik (TTE), serta Layanan Keamanan Cyber.

"Terakhir Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, berisikan PPID, SPAN-LAPOR, dan Publikasi Pembangunan," tambah Nelly.

Lebih lanjut Nelly mengemukakan, langkah yang disiapkan pihaknya, juga dibarengi dengan memperkuat kapasitas SDM. Diantaranya dengan menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Media Sosial bagi Masyarakat dan Pemerintah Tahun 2026.

"Kegiatan itu kita targetkan dapat meningkatkan kemampuan teknis dan pemahaman strategis dalam pengelolaan media sosial yang profesional, positif, dan bertanggung jawab," demikian Nelly. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: