Viral Dugaan Aksi Begal Jalinbar Putri Hijau, Polisi: Itu Hoaks!

Viral Dugaan Aksi Begal Jalinbar Putri Hijau, Polisi: Itu Hoaks!

Polisi saat bergegas menindak lanjuti video viral terkait dugaan aksi pembegalan di kawasan perkebunan PT Agricinal-Radar Utara/ Sigit Haryanto-

RADARUTARA.ID - Kepolisian Sektor (Polsek) Putri Hijau memastikan informasi mengenai dugaan aksi pembegalan terhadap seorang pengendara sepeda motor di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) wilayah Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, tepatnya di kawasan perkebunan PT Agricinal adalah tidak benar atau hoaks.

Kepastian tersebut disampaikan Kapolsek Putri Hijau AKP Didik Mujianto, S.H, M.H, melalui Kanit Reskrim Aiptu Hermanto, S.H, menyusul beredarnya sebuah video di media sosial yang menyebut adanya pengendara sepeda motor yang diduga menjadi korban begal.

Hermanto mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan penelusuran terhadap informasi tersebut, termasuk memanggil dan meminta keterangan dari pihak yang diduga sebagai korban sebagaimana terlihat dalam video yang sempat viral.

“Setelah kita lakukan klarifikasi dan meminta keterangan terhadap yang bersangkutan, tidak ditemukan adanya indikasi peristiwa pembegalan seperti yang disebutkan dalam unggahan video tersebut,” ujar Hermanto.

Menurutnya, kesimpulan tersebut juga diperkuat dengan respon cepat personel kepolisian yang langsung mendatangi lokasi setelah informasi mengenai dugaan aksi begal tersebut beredar pada malam hari.

Dari hasil pengecekan di lokasi serta keterangan yang diperoleh, polisi tidak menemukan adanya fakta yang mengarah pada terjadinya aksi pembegalan maupun tindak pidana sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

Hermanto menjelaskan, wanita yang terlihat dalam video tersebut diketahui berasal dari wilayah Penarik, Kabupaten Mukomuko. 

Sementara terkait cerita bahwa dirinya sempat dikejar oleh seorang pria yang membawa parang atau diduga pelaku begal, Hermanto menyebut keterangan tersebut tidak dapat dipastikan sebagai sebuah peristiwa nyata.

“Yang bersangkutan menyampaikan bahwa terkait adanya orang yang mengejar dan membawa parang itu lebih kepada perasaannya. Tidak ada fakta yang bisa memastikan bahwa benar terjadi pengejaran oleh pelaku begal,” jelasnya.

Atas hasil klarifikasi tersebut, Hermanto memastikan kabar mengenai adanya aksi begal di kawasan Jalinbar Putri Hijau, khususnya areal perkebunan PT Agricinal, sebagaimana narasi dalam video yang beredar, tidak benar alias hoaks.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah panik, takut maupun bereaksi berlebihan terhadap informasi yang belum diketahui kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak takut. Jangan sampai informasi yang belum tentu benar justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tegas Hermanto.

Meski demikian, Hermanto memastikan pihak kepolisian tetap memberikan perhatian terhadap sejumlah objek maupun lokasi yang dianggap rawan. 

Patroli rutin terus dilakukan, khususnya pada malam hari, sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: