Efektivitas JTTS, HK Dorong Konektivitas dan Manfaat Ekonomi
HK menerima kunjungan BAKN DPR RI-Radar Utara / Doni Aftarizal-
BENGKULU, RADARUTARA.ID – PT. Hutama Karya (Persero) berkomitmen untuk terus mendorong efektivitas keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), termasuk di dalamnya ruas Tol Bengkulu-Taba Pananjung.
Ini diketahui setelah PT. HK menerima kunjungan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (BAKN DPR RI).
Direktur Operasi III HK, Iwan Hermawan mengatakan, perkembangan pelaksanaan penugasan JTTS hingga Agustus 2026, telah mencapai sekitar 1.160 kilometer (KM) yang terbangun.
"Dari total tersebut, yang sudah beroperasi sekitar 982 KM. Pembangunan dilaksanakan secara bertahap, berdasarkan kesiapan proyek dan pendanaan, dengan memperhatikan kebutuhan konektivitas," ungkap Iwan.
BACA JUGA:Libur Panjang, VLL TOL Bengtaba Meningkat 41,62 Persen
Menurut Iwan, penguatan tata kelola pembangunan melalui penyempurnaan prosedur studi kelayakan, penyusunan kajian risiko, dan peningkatan pengendalian pelaksanaan pekerjaan.
"Langkah ini kita lakukan karena dapat mendukung penyiapan proyek yang lebih matang, serta keselarasan antara prioritas pembangunan, kebutuhan investasi, dan kesiapan pendanaan," kata Iwan.
Saat ini, lanjut Iwan, pihaknya tengah mempersiapkan pengembangan koridor Jambi–Rengat dan Pekanbaru–Padang, sesuai tahapan kesiapan proyek dan skema pengusahaannya.
"Tentunya untuk menjaga keberlanjutan pembangunan, dan menyiapkan alternatif pendanaan serta pembayaran berkala berbasis layanan dan asset recycling. Sehingga dapat mendukung investasi berikutnya," papar Iwan.
BACA JUGA:Pelajari Vonis Bebas Terdakwa Perkara Pembehasan Lahan TOL Bengtaba
Iwan menambahkan, pembangunan JTTS diarahkan untuk memperkuat konektivitas, sekaligus menghadirkan manfaat yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
“Penugasan JTTS kita jalankan dengan menjaga tata kelola, kualitas infrastruktur, dan keberlanjutan pembangunan. Bagi kita, setiap ruas yang tersambung membawa harapan agar masyarakat dapat lebih mudah menjangkau tujuan," tambah Iwan.
Sementara itu, Ketua BAKN DPR RI, Andreas Eddy Susetyo menekankan pentingnya manfaat yang terukur, terutama dalam menilai efektivitas pembangunan infrastruktur.
“Penelaahan ini bertujuan memastikan pembangunan JTTS didukung perencanaan yang matang, dan pengelolaan sumber daya yang akuntabel. Efektivitasnya perlu dilihat dari kualitas pelayanan serta kontribusinya," tegas Andreas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
