Miris! Enam Pustu di Ulok Kupai Rusak Berat, Butuh Perhatian Pemda

Miris! Enam Pustu di Ulok Kupai Rusak Berat, Butuh Perhatian Pemda

Kepala UPT Puskesmas Tanjung Harapan, Harmen-Radar Utara/ Sigit Haryanto-

RADARUTARA.ID - Kondisi fasilitas pelayanan kesehatan dasar di Kecamatan Ulok Kupai, Bengkulu Utara, masih menghadapi persoalan serius. 

Sedikitnya enam bangunan Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) dilaporkan dalam kondisi rusak berat.

Keenam fasilitas kesehatan tersebut masing-masing berada di Desa Tanjung Sari, Bukit Sari, Bangun Karya, Bukit Berlian, Tanjung Dalam dan Pagardin.

Kepala UPT Puskesmas Tanjung Harapan, Harmen, menerangkan, kondisi keenam bangunan Pustu tersebut saat ini sudah berstatus rusak berat. 

Kondisi itu pula yang menurutnya menjadi salah satu kendala sehingga pelayanan kesehatan di tingkat desa belum dapat berjalan secara optimal.

“Enam Pustu itu kondisinya memang rusak berat. 

Kondisi ini tentu berdampak terhadap optimalisasi pelayanan kesehatan di tingkat desa,” terang Harmen.

Menurut Harmen, persoalan kerusakan fasilitas tersebut sebenarnya bukan hal baru. 

Setiap tahun, kebutuhan rehabilitasi Pustu telah diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam). 

Namun, hingga saat ini baru dua Pustu yang mendapatkan penanganan rehabilitasi, yakni Pustu Desa Talang Berantai dan Pustu Desa Air Lelangi.

Harmen berharap rehabilitasi fasilitas kesehatan tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah bersama jajaran legislatif melalui dinas teknis terkait.

 Ia menilai, perbaikan tidak harus dilakukan sekaligus terhadap seluruh Pustu, namun dapat dilaksanakan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran.

“Minimal setiap tahun ada satu atau dua Pustu yang kondisinya rusak berat bisa dibenahi secara bertahap. Yang penting ada progres,” harapnya.

Ia menegaskan, dari sisi sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga kesehatan yang ditugaskan untuk memberikan pelayanan di Pustu, sejauh ini tidak terdapat kendala berarti. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait