Kuliah Sambil Mondok, SALUT Mukomuko Resmi Gandeng Pesantren AFNA
Kepala SALUT Mukomuko, H Ruslan, bersama Pengasuh Pesantren AFNA, KH Miftahul Huda Alhakimi (Gus Huda)-Radar Utara/ Wahyudi -
MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Kabar baik bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa harus meninggalkan wilayah tempat tinggal.
Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Mukomuko resmi menjalin kerja sama dengan Pondok Pesantren Al Fattah Nailul Anwar (AFNA), Desa Sari Makmur, Kecamatan Air Dikit.
Kerja sama tersebut membuka peluang lebih luas bagi masyarakat, khususnya yang berada di Kecamatan Air Dikit, Penarik dan wilayah sekitarnya untuk menempuh pendidikan di Universitas Terbuka (UT) dengan akses layanan yang lebih dekat.
Kepala SALUT Mukomuko, H Ruslan, S.Pd., M.Pd., mengatakan, masyarakat yang berminat mengikuti perkuliahan di Universitas Terbuka kini dapat melakukan pendaftaran melalui Ponpes AFNA. Pendaftaran dijadwalkan mulai dibuka pada 10 Oktober 2026.
“Bagi masyarakat yang ingin kuliah di Universitas Terbuka, bisa mendaftarkan diri langsung di Ponpes AFNA,” ujar H Ruslan.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut maupun melakukan konsultasi terkait pendaftaran, calon mahasiswa dapat menghubungi Edi Riyanto di nomor 082298310949 atau H Ruslan di nomor 082353065217.
Yang menjadi kabar menggembirakan, kegiatan perkuliahan nantinya juga direncanakan dapat dilaksanakan di lingkungan Ponpes AFNA.
Dengan demikian, mahasiswa dari wilayah Air Dikit, Penarik dan sekitarnya tidak lagi harus selalu datang ke pusat layanan di Mukomuko untuk mengikuti kegiatan perkuliahan.
Kehadiran layanan UT di Ponpes AFNA diharapkan mampu memangkas jarak dan biaya yang selama ini menjadi salah satu pertimbangan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Bagi masyarakat yang selama ini memiliki keinginan untuk kuliah tetapi terkendala jarak, waktu maupun kesibukan, keberadaan layanan tersebut tentu menjadi kesempatan yang patut dimanfaatkan.
Terlebih, konsep pendidikan di Universitas Terbuka memungkinkan masyarakat tetap menjalankan aktivitas pekerjaan maupun kegiatan lainnya sembari melanjutkan pendidikan.
"Tidak hanya itu. Mahasiswa UT juga memiliki peluang untuk mondok sekaligus kuliah di Ponpes AFNA. Konsep tersebut diharapkan menjadi nilai tambah tersendiri, terutama bagi mahasiswa yang membutuhkan tempat tinggal sekaligus lingkungan pendidikan yang mendukung proses belajar," jelasnya.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes AFNA, KH Miftahul Huda Alhakimi atau biasa disapa Gus Huda, menyambut baik dan mengapresiasi kepercayaan SALUT Mukomuko yang menjadikan Ponpes AFNA sebagai salah satu tempat layanan dan pelaksanaan kegiatan perkuliahan UT.
Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan sebuah langkah positif dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
