Rp8,8 Miliar Digelontorkan, 9 Ruas Jalan Mukomuko Dihotmix

Rp8,8 Miliar Digelontorkan, 9 Ruas Jalan Mukomuko Dihotmix

Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Ir Apriansyah, ST, MT-Radar Utara/ Wahyudi-

MUKOMUKO, RADARUTARA.IDN– Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah.

Tahun ini, sedikitnya sembilan ruas jalan mendapatkan peningkatan melalui pekerjaan hotmix yang bersumber dari skema Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026.

Total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan sembilan ruas jalan tersebut mencapai Rp8,8 miliar.

Pekerjaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperbaiki kualitas akses transportasi masyarakat yang selama ini masih membutuhkan penanganan.

BACA JUGA:DPRD dan Camat Dorong Pelebaran Jalan Rawan Kecelakaan di Depan SMPN 66 BU

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, Ir Apriansyah, ST, MT, mengatakan pekerjaan peningkatan jalan tersebut saat ini mulai dilaksanakan secara bertahap di sejumlah lokasi.

Sembilan ruas jalan yang masuk dalam program peningkatan hotmix tersebut tersebar di beberapa kawasan, yakni jalan lingkungan Polres Mukomuko, jalan lingkungan RSUD Mukomuko, Tunggal Jaya, SP5 Air Manjunto, Lubuk Mukti, Bumi Mulya Kecamatan Penarik, Sibak, Talang Arah, serta Bumi Mulya Kecamatan Air Rami.

Menurut Apriansyah, pembangunan tidak hanya diarahkan pada kawasan pusat pemerintahan, tetapi juga menyentuh wilayah permukiman dan sentra aktivitas masyarakat. Dengan demikian, manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan lebih luas.

“Pekerjaan sudah mulai dilaksanakan. Ada sembilan ruas jalan yang kita tangani melalui anggaran DAU tahun 2026 dengan total sekitar Rp8,8 miliar,” ujar Apriansyah.

BACA JUGA:Jalan Mulus Jadi Prioritas, Gubernur Helmi: Tak Ada Kabupaten/Kota yang Dianaktirikan

Pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan tersebut dapat rampung pada Desember 2026. Karena itu, pelaksanaan pekerjaan akan terus dipantau agar berjalan sesuai perencanaan dan target yang telah ditetapkan.

Peningkatan jalan dengan konstruksi hotmix diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat.

Jalan yang lebih baik bukan hanya memperlancar arus kendaraan, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan hingga distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Apriansyah menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan akan terus diarahkan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: