Harga Daging Ayam Merangkak Naik, Program MBG Diduga Jadi Pemicu

Harga Daging Ayam Merangkak Naik, Program MBG Diduga Jadi Pemicu

Harga Daging Ayam Merangkak Naik, Program MBG Diduga Jadi Pemicu-Ist-

ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Harga ayam potong di pasar tradisional Kota Arga Makmur, Bengkulu Utara, mengalami kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. 

Jika pada masa liburan sekolah bebeeapa waktu lalu, harganya masih bertahan diangka Rp40 ribu per kilogram.

Kini konsumen harus merogoh kocek lebih dalam hingga Rp48 ribu per kilogram untuk mendapatkan daging ayam potong yang sama.

Kenaikan harga ini terjadi bersamaan dengan mulai beroperasinya kembali program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah libur panjang usai. 

BACA JUGA:Lewat Tengah Hari, Sekolah Tolak Distribusi MBG dari SPPG Air Tenang, Ini Alasannya

Para pedagang di Pasar Arga Makmur mengakui, lonjakan permintaan dari program tersebut menjadi salah satu pemicu utama melambungnya harga komoditas ini.

"Sekarang permintaan banyak, tapi pasokannya berkurang ke pasar. Tentu kami masih bertahan di harga jual Rp48 ribu perkilogramnya," ujar Edi, salah satu pedagang ayam potong di Pasar Sentral Arga Makmur, kepada wartawan, Minggu (23/8/2026).

Menurut Edi, kondisi ini sangat kontras dibandingkan saat masa liburan sekolah beberapa waktu lalu. 

Ketika itu, pasokan ayam dari peternak melimpah ke pasar karena program MBG sedang tidak beroperasi.

BACA JUGA:Pasokan Telur MBG Diduga Didominasi Pemasok Luar, HET Tak Transparan

Sehingga harga jual pun terpaksa turun ke level terendah Rp40 ribu per kilogram.

"Kondisi ini berbanding terbalik saat masa liburan, pasokan banyak sehingga harga jual rendah di angka Rp40 ribu perkilogramnya. Sekarang beda, pasokan terserap untuk kebutuhan MBG," jelas Edi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: