Bahas Soal Jalan Rusak, Bupati Bengkulu Utara Rakor Dengan Gubernur

Bahas Soal Jalan Rusak, Bupati Bengkulu Utara Rakor Dengan Gubernur

Bahas Soal Jalan Rusak, Bupati Bengkulu Utara Rakor Dengan Gubernur-Radar Utara / Abdul Gafur-

BENGKULU, RU-  Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama seluruh kepala daerah se-Provinsi Bengkulu di Balai Semarak Provinsi Bengkulu, Selasa (18/8/2026). 

Rakor yang dipimpin langsung Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan ini, bertujuan menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjelang tahun 2027.

Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, yang turut hadir dalam rakor tersebut menyampaikan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah provinsi. 

"Kami hadir bersama kepala daerah lainnya untuk menyelaraskan program nasional, provinsi dan kabupaten kota dengan bapak Gubernur," ujar Arie.

BACA JUGA:Dua Ruas Jalan Napal Putih Belum Tuntas Minta Anggaran Lanjutan 2027

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah persoalan infrastruktur jalan yang menjadi perhatian publik, khususnya di Kabupaten Bengkulu Utara. 

Bupati Arie menegaskan bahwa penanganan jalan rusak di wilayahnya telah mendapat respons positif dari Gubernur Bengkulu. 

Artinya, infrastruktur jalan rusak yang belakangan ini viral dimedia sosial. 

Dalam waktu dekat, Pemerintah Provinsi Bengkulu segera melakukan perbaikan.

"Terkait infrastruktur jalan yang viral di Kabupaten Bengkulu Utara juga sudah disampaikan oleh pak Gubernur, bahwasanya saat ini sedang lelang dan ditindaklanjuti pada bulan September nanti," jelasnya.

BACA JUGA:TAPD Bahas Jalan TPS Ketahun, Pemkab Dorong Lahan Eks HGU Dimanfaatkan

Sementara, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menekankan bahwa rakor ini menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. 

"Melalui rakor ini, tentu harapannya kinerjanya akan meningkat melalui kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten," ujar Helmi.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Gubernur Helmi Hasan memastikan agar hal tersebut tidak mengganggu pelayanan publik. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: